MENURUT ANDA APA YANG PALING JAUH?

BANJARMASIN-DUTATV. Sahabat Secangkir Kopi Seribu Inspirasi, perjalanan spritual untuk melaksanakan ibadah umroh bersama AFI TOUR di bulan Oktober yang lalu masih sangat berkesan di hati saya, bukan hanya karena pelayan prima bintang 5, akan tetapi mutawij yang memandu perjalanan tersebut memberikan pencerahan-pencerahan yang membukakan kembali pengetahuan kita tentang soal-soal kehidupan yang dikemukan oleh para tokoh-tokoh (ulama besar) yang pernah ditulisnya. Salah satu yang dicuplik adalah pendapatnya Imam Al-Ghazali dengan karyanya yang insyaallah kita semua sudah mengenalnya “ihya Ulumuddin” suatu buku yang membahas penyucian jiwa dari berbagai macam penyakit hati.

Sahabat ! disela-sela perjalanan terkadang Mutawij memberikan pertanyaan-pertanyaan yang ringan tapi “berisi” seperti pertanyaan yang yang saya nilai berkaitan erat dengan tagline di ulang tahun dutatv yang ke 10, yaitu APAKAH YANG PALING JAUH DI DUNIA INI ? yang ternyata pertanyaan ini tidak berkaitan dengan jarak tempuh ribuan atau jutaan kilometer yang ada dibayangan kita, melainkan suatu yang sudah meninggalkan kita dan tidak mungkin kita bisa menemuinya lagi, yaitu WAKTU YANG SUDAH BERLALU.

Sahabat ! SETIAP PUTARAN WAKTU ITU SEBENARNYA ERA BARU, bukankah detik yang lalu tidak sama dengan detik yang sekarang, menit yang lalu tidak sama dengan menit yang sekarang, jam yang lalu berbeda dengan jam yang sekarang, hari yang kemaren tidak sama dengan hari ini, minggu yang yang telah lewat tidak sama dengan minggu yang yang sekarang, bulan lalu tidak sama dengan bulan ini dan tahun ini tidak sama dengan tahun lewat dan seterusnya.

Sahabat ! kondisi ketidaksamaan itu terkadang tidak kita sadari karena setiap waktu itu secara rutin meliputi kehidupan kita, dan umumnya kita baru tersadar kalau ada moment atau peristewa tertentu terhadap hidup kita, seperti ada waktu-waktu yang berbahagia atau waktu waktu yang sedih, atau juga ada waktu-waktu yang membuat kita terkenang akan suatu peristewa tertentu, atau juga ada waktu-waktu yang membuat perkembangan tubuh kita dan atau orang-orang diseketir kita berubah. Begitu pula kita tersadar saat melihat tumbuhan dan tamanan serta bunga disekitar kita juga berubah, baik bertumbuh ataupun kering, atau kuncup, mekar dan layu, dan seterusnya.

Sahabat ! begitulah kehidupan kita bertutur, saat kita tersadar bahwa ternyata kita selalu berada dalam waktu yang berbeda, lingkungan telah berubah, alam juga berubah, tatanan kehidupan juga berubah, simbol-simbol sosial yang berubah, bahkan diri kita, fikiran kita, keluarga kita dan orang-orang disekitar kita juga berubah. Dan saat semuanya berubah barulah kita berfikir, apakah diri kita, sikap kita, pengetahuan kita, wawasan kita, strategi bisnis kita, sudah sejalankah dengan perubahan tersebut ?

Sahabat ! bukti lain dari perubahan itu yang paling mudah adalah mengamati diri kita sendiri, lihat fisik kita, dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa dan tua mempunyai ciri-ciri sendiri secara fisik, disamping ciri-ciri yang bersifat kejiwaan dan rohani. Oleh karena itu kesadaran akan perubahan pada diri kita ini akan membuat kita mengetahui bahwa setiap saat dalam kehidupan kita ini telah menemui hal-hal yang baru dan berbeda pada setiap perkembangan tersebut.

Sahabat ! begitulah kehidupan kita bertutur, udara yang kita hirup hari ini, sesungguhnya tidak sama dengan udara yang kemaren, benda benda yang kita lihat hari ini sesungguhnya juga berbeda dengan benda-benda kemaren, matahari yang menyinari kita hari ini sesungguhnya juga berbeda dengan sinar matahari kemaren, suasana pertemuan kita dengan sahabat yang telah lalu juga berbeda dengan suasana pertemuan kita yang sekarang.

Sahabat ! jadi sesungguhnya KITA BERADA DIERA BARU setiap saat, dan oleh karena itu KITA MESTI MEMPUNYAI KEASADARAN akan hal-hal yang baru tersebut, pararel dengan itu PERUBAHAN SEBAGAI KENISCAYAAN dalam kehidupan kita, tentu perubahan kearah yang lebih baik dan lebih sempurna, sampai di akhir usia kita. Dan mutatis mutandis era yang berlalu sesungguhnya sudah sangat jauh dengan kita, karena era itu tidak mungkin lagi kita gapai, dan tentu yang kita gapai adalah era baru tersebut.

Selamat datang era baru di satu dasawarsa dutatv, yang sudah berlalu adalah sudah paling jauh dari kita, karena itu menapak hari ini dan kedepannya adalah usaha dan harapan pada kehidupan yang lebih baik YANG BISA KITA GAPAI.

Salam Secangkir Kopi Seribu Inspirasi.

#Semakintuasemakinbijaksana

#semakintuasemakinbahagia

Dr. Syaifudin SH. MH.


Dewan Redaksi Duta TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *