“IBLIS”

Duta TVÂ Banjarmasin – Redaksi memuat materi ini dari materi Kuliah Malam Jum’at dari Pengajian Rutin MULIA HATI Jl S Parman Banjarmasin, yang dikirim oleh Rosehan NB.
Catatan redaksi : Tulisan ini memberikan inspirasi bagi kita bahwa dalam hidup selalu saja ada peperangan antara Iblis dan Malaikat, antara kejahatan dan kebenaran, untuk itu mengenal IBLIS dengan segala kejahatannya akan dapat menghindarkan kita dari segala bujuk rayunya kedalam kesesatan dan bisa mengambil jalan malaikat sang pembawa kebenaran dari Yang Maha Kuasa, semoga bermanfaat.
Iblis adalah salah satu makhluk ciptaan Allah ahli ibadah sekaligus pemimpin para malaikat dahulunya. Akibat kesombongannya sehingga dirinya ngan menunaikan perintah Allah agar sujud kepada Adam, malaikat pun semua sujud kepada Adam kecuali iblis dgn angkuh dan sombongn ya tidak mau mengikuti perintah Allah. lalu murka Allah pada iblis karena melanggar perintah Allah dan diusirnya dari surga dengan penuh kehinaan akibat tidak patuh perintah Allah.
Iblis Ketika diusir oleh Allah, dan dicap sebagai pembangkang, dia bersumpah di hadapan Allah — dengan semangat hasad kepada Adam dan keturunannya.
قَالَ ÙَبÙمَا أَغْوَيْتَنÙÙŠ Ù„Ø£ÙŽÙ‚Ù’Ø¹ÙØ¯ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ ØµÙØ±ÙŽØ§Ø·ÙŽÙƒÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù…ÙØ³Ù’تَقÙيمَ ØŒ Ø«Ùمَّ لآتÙيَنَّهÙÙ… مّÙÙ† بَيْن٠أَيْدÙيهÙمْ ÙˆÙŽÙ…Ùنْ خَلْÙÙÙ‡Ùمْ ØŒ وَعَنْ أَيْمَانÙÙ‡Ùمْ وَعَن شَمَآئÙÙ„ÙÙ‡Ùمْ ØŒ وَلاَ ØªÙŽØ¬ÙØ¯Ù أَكْثَرَهÙمْ Ø´ÙŽØ§ÙƒÙØ±Ùينَ
Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (QS. Al-A’raf : 16–17 )
Dalam hadits dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Ø¥Ùنَّ الشَّيْطَانَ قَالَ: ÙˆÙŽØ¹ÙØ²Ù‘َتÙÙƒÙŽ يَا Ø±ÙŽØ¨Ù‘ÙØŒ لَا أَبْرَØÙ Ø£ÙØºÙ’ÙˆÙÙŠ Ø¹ÙØ¨ÙŽØ§Ø¯ÙŽÙƒÙŽ Ù…ÙŽØ§ دَامَتْ أَرْوَاØÙÙ‡Ùمْ ÙÙÙŠ أَجْسَادÙÙ‡Ùمْ، قَالَ الرَّبّÙ: ÙˆÙŽØ¹ÙØ²Ù‘َتÙÙŠ وَجَلَالÙÙŠ لَا أَزَال٠أَغْÙÙØ±Ù Ù„ÙŽÙ‡Ùمْ مَا اسْتَغْÙَرÙونÙÙŠ
“Iblis bersumpah, demi keagungan-Mu ya Rabb, aku tidak akan pernah berhenti untuk menyesatkan hamba-hamba-Mu, selama ruh mereka masih dikandung jasad. Allah berfirman, “Demi keagungan dan kumuliaan-Ku, Aku akan senantiasa memberikan ampunan untuk mereka, selama mereka memohon ampun kepada-Ku.â€
(HR. Ahmad, 11237 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).
Atas sumpah ini, iblis dan bala tentaranya sangat antusias untuk menyesatkan manusia. Terutama di suasana-suasana genting, ketika manusia di posisi sangat labil.
Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Ø¥Ùنَّ الشَّيْطَانَ ÙŠÙŽØÙ’Ø¶ÙØ±Ù Ø£ÙŽØÙŽØ¯ÙŽÙƒÙمْ عÙنْدَ ÙƒÙلّ٠شَىْء٠مÙنْ شَأْنÙÙ‡Ù
“Sesungguhnya setan mendatangi kalian dalam segala urusan kalian.” (HR. Muslim, 5423).
Maka hanya dengan berlindung kepada Allah manusia  akan selamat dari tipuan iblis beserta pengikutnya yang terkutuk.
Semoga Allah melindungi kita semua dari godaanya….amin
Semoga bermanfaat wal barakah





