DPRD Banjar Bantah ‘Kecolongan’ Cegah Dugaan Korupsi Di PD Baramarta

Martapura, DUTA TV – Kendati gencar mengundang direktur utama perusahaan daerah baramarta berinisal t-I, yang kini menjadi tersangka oleh Kejati kalsel, namun DPRD Banjar melalui Komisi Dua, membantah jika pihaknya kecolongan atas kasus tersebut.

Sebelumnya, DPRD Banjar sering melakukan rapat dengar pendapat bersama perusahaan tambang itu, untuk memastikan berbagai langkah agar perusahaan maksimal memberikan pendapatan asli daerah.

Lihat Juga :  DPRD Banjar Kritik Penanganan Bencana Banjir Oleh Jajaran Eksekutif

Selain itu, ketua DPRD Banjar Rofiqi, pernah menyatakan akan meminta perusahaan milik Pemkab Banjar yang berdiri sejak tahun 1999 itu untuk diaudit. Namun hingga sampai saat ini tidak terealisasi, dan kasusnya sudah ditangani Kejati kalsel.

“Kok bisa kebobolan, kami inikan fungsinya pengawasan lo, bukan penegakan hukum, kita mengawasi orang, bukan menangkap orang, mau seperti apapun diawasi kalua memang kebobolan apa daya kami” ucap Rofiqi.

Lihat Juga :  DPRD Kritik Pemkab Banjar Lamban Tangani Pasca Banjir

Diketahui, dalam dugaan korupsi ini pihak Kejaksaan Tinggi sempat merilis penelisikan kinerja di PD Baramarta terkait dugaan penyalahgunaan uang kas.

Reporter : Tarida Sitompul

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *