Praktik Pelangsir BBM Marak, Pengusaha Sembako Menjerit

Banjarmasin, Duta TV — Maraknya praktik pelangsiran BBM subsidi di sejumlah SPBU dikeluhkan para pengusaha distribusi di Kalimantan Selatan.
Pasalnya, kondisi itu memicu kelangkaan solar subsidi di lapangan hingga menyebabkan biaya distribusi dan harga sembako terus meningkat.
Ketua Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia atau APJI Kalsel mengaku kondisi ini sangat membebani pelaku usaha. Pasalnya, kenaikan ongkos distribusi diperparah dengan melonjaknya harga kontainer dan bahan baku lain seperti plastik.
Para pelaku usaha menilai praktik pelangsiran hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara masyarakat luas harus menanggung dampak inflasi dan kenaikan harga barang.
Pelaku usaha mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera bertindak tegas.
“Saya selaku Ketua APJI dan selaku pengusaha juga yang memerlukan BBM pada saat ini sangat kecewa lah terhadap masyarakat-masyarakat yang pada saat ini kebanyakan melangsir,” ujar H Aftahuddin, Ketua APJI Kalsel.
Tidak hanya bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak, kenaikan harga terjadi untuk seluruh komoditi pangan. APJI berharap pemerintah dapat memberikan kepastian distribusi dan kemudahan akses BBM bagi pelaku usaha agar roda ekonomi dan distribusi sembako tetap berjalan normal tanpa membebani masyarakat.
Evi Dwi Herliyanti, Duta TV Banjarmasin.





