Transaksi SYAFIF Banjarmasin Tembus Rp2,7 Triliun

Banjarmasin, DUTA TV — Puncak penyelenggaraan SYAFIF Goes to Banjarmasin di Duta Mall Banjarmasin berhasil mencatat nilai transaksi inklusi keuangan syariah sementara sebesar Rp2,7 triliun.

Capaian itu merupakan akumulasi kegiatan sejak 4 Juni hingga puncak acara selama dua hari terakhir. Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Selatan mencatat penghimpunan dana mencapai sekitar Rp96,72 miliar melalui 27.599 rekening.

Sementara itu, realisasi pembiayaan, pegadaian, asuransi, dan penjaminan menembus sekitar Rp2,61 triliun. Tingginya nilai transaksi didukung antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Selama dua hari pelaksanaan di Duta Mall, lebih dari 42 ribu pengunjung datang ke pusat perbelanjaan, dengan sekitar 4.067 orang mengunjungi stan SYAFIF untuk membuka rekening, berkonsultasi, hingga memperoleh edukasi produk dan jasa keuangan syariah.

OJK menegaskan capaian tersebut bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan syariah.

“Kita tadi sudah sampaikan, selama dua hari ini pengunjung secara keseluruhan di mal ini ada 42.675, dan yang mampir mengunjungi SYAFIF itu ada 4.067 orang. Penghimpunan dana itu Rp96.723.128.610 dengan jumlah number of account-nya 27.599. Kemudian pembiayaan, pegadaian, asuransi, dan penjaminan selama penyelenggaraan ini mulai dari Juni kemarin, itu ada Rp2,610 triliun dengan number of account itu ada 977. Jadi ini keseluruhan ya, pembiayaan, pegadaian, asuransi, dan penjaminan. Total inklusi keuangan dari semua yang tadi menjadi Rp2.702.707.615.686,630 dengan number of account 28.576,” ujar Agus Maiyo, Kepala OJK Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarmasin menilai besarnya transaksi tersebut menunjukkan potensi ekonomi syariah di Kota Seribu Sungai terus berkembang. Karakter masyarakat yang religius dinilai menjadi modal kuat bagi pertumbuhan pangsa pasar keuangan syariah.

“Ya, betul. Memang secara umum atau mulai dari dulu, masyarakat Banjarmasin ini dikenal sebagai orang yang religius. Jadi, kehadiran bank-bank syariah ini sebenarnya menemukan tempat yang tepat di Banjarmasin. Dan tadi sudah dibuktikan, transaksi di sini artinya di luar dari ekspektasi awal, jadi sangat-sangat menggembirakan. Sebagai kota yang masuk kota menengah, ini menjadi penanda juga bahwa ekonomi Banjarmasin cukup menggeliat. Walaupun kondisi ekonomi secara umum juga tidak terlalu bagus, tetapi dari transaksi ini menunjukkan bahwa untuk keuangan syariah bagus. Dan ini juga bagi kami di Kota Banjarmasin menjadi kado untuk 500 tahun Kota Banjarmasin,” ucap Ikhsan Alhaque.

Kegiatan ditutup dengan pengundian hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik bagi nasabah yang bertransaksi selama SYAFIF berlangsung. Dalam kesempatan ini juga diserahkan hadiah kepada para pemenang lomba cerdas cermat.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *