Terdakwa Korupsi Dana BOS SMPN 12 Banjarmasin Menangis di Persidangan

Banjarmasin, DUTA TVAgustina Wahidah mantan bendahara di SMP Negeri 12 Banjarmasin, tak kuasa menahan tangis usai mendengarkan vonis hakim atas dirinya, Rabu siang (21/10/2020), di pengadilan tipikor Banjarmasin.

Dalam sidang, Wahidah divonis satu tahun penjara, denda 50 juta subsider 1 bulan, dan uang pengganti 206 juta rupiah, dengan ketentuan jika tidak membayar maka diganti dengan kurungan 3 bulan penjara.

Agustina Wahidah menangis dalam persidangan

Agustina Wahidah menangis dalam persidangan

Dihadapan ketua majelis hakim Jamser Simanjuntak, terdakwa Agustina Wahidah mengakui sudah berbuat baik di sekolah dengan memperjuangkan hak-hak guru dalam hal penyaluran dana BOS yang sering terlambat pencairannya.

“Beliau merasa sudah berjuang untuk sekolah dengan memperjuangkan hak-hak guru dalam hal penyakuran dana BOS yang sering terlambat, bahkan bisa mencarikan utang, namun tidak menjadi pertimbangan hakim,” ujar Aulia Azizah, Kuasa Hukum Terdakwa.

Sementara itu selain Agustina Wahidah, pengadilan Tipikor Banjarmasin juga memvonis mantan kepsek SMPN 12, Dr. Andes Hairan, satu tahun penjara denda 50 juta rupiah subsider 3 bulan penjara, dan mewajibkan untuk membayar uang pengganti 300 juta rupiah dikurangi uang yang sudah dititipkan pada jaksa sebesar 210 juta rupiah, dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti kurungan badan selama enam bulan penjara.

Reporter : Mawardi

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *