Pedagang Gorengan Beralih ke Minyak Curah, Dinilai Lebih Hemat

Banjarmasin, Duta TV — Harga minyak goreng yang semula berada di angka 15 ribu 700 rupiah per liter kini naik hingga menembus kisaran 19 ribu 500 sampai 20 ribu rupiah per liter.
Kenaikan yang dipicu naiknya bahan baku plastik ini memaksa sejumlah pelaku usaha, khususnya pedagang gorengan, mencari alternatif yang lebih terjangkau. Salah satunya Hayat, pedagang gorengan di Banjarmasin.
Dalam sehari, ia membutuhkan sedikitnya 18 liter minyak goreng untuk berjualan. Akibat tingginya harga minyak goreng kemasan saat ini, ia kini beralih menggunakan minyak goreng curah.
Meski harga minyak curah juga mengalami kenaikan dari 16 ribu menjadi 18 ribu rupiah per liter, namun dinilai masih lebih hemat dibanding minyak kemasan.
“Pertamanya sih menggunakan Minyakita, lama kelamaan karena mengalami kenaikan ke minyak curah. Minyak curah juga mengalami kenaikan dari 16 ribu menjadi 18 ribu per liter. Dan Minyakita sekarang sudah capai 19.500 hingga 20 ribu,” ujar Hayat, pedagang gorengan.
Diketahui tingginya harga minyak kemasan ini diakibatkan melambungnya harga bahan baku plastik yang terjadi hampir sebulan terakhir.
Para pelaku usaha kecil berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga minyak goreng agar beban operasional tidak terus meningkat dan usaha mereka tetap bertahan.
Reporter : Nina Megasari





