Polisi Telusuri Penyebaran Video Asusila Dua Remaja

Banjarmasin, DUTA TV — Kasus penyebaran video asusila yang diduga dilakukan dua remaja tengah menjadi sorotan pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian saat dikonfirmasi awak media menyebut saat ini pihaknya turun tangan menyelidiki video syur tersebut.

Meski demikian, Thomas tidak menyebutkan pasti identitas dan lokasi pembuatan video. IA menambahkan saat ini prosesnya sendiri masih tahap lidik.

Pengamat Pendidikan Sebut Perlunya Peningkatan Penguatan Keagamanaan

Sementara itu, kasus video syur berdurasi 2:53 detik tersebut turut menyeret perhatian pengamat pendidikan.

Akademisi asal Universitas Islam Kalimantan, Doktor Yuliansyah berharap pendidikan karakter khususnya berbasis religi di sekolah harus lebih ditingkatkan.

Meski video tersebut belum terbukti dilakukan oleh remaja berstatus pelajar namun, hal ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan. Yuliansyah menambahkan, jika proses belajar mengajar di sekolah perlu disisipkan  nilai pendidikan karakter dan keagamaan, tidak hanya mengacu pada jum’at takwa saja namun di setiap pelajarannya.

“Dari sisi pendidikan harus kita kroscek kembali, jangan sampai pendidikan karakter ini mejadikan system yang menyebarkan hoax, sekolah harus memberikan peran jangan sampai hal itu terjadi lagi, proses belajar mengajar harus dikuatin system religi, missal di madrasah seperti memberikan hafalan dan penguatan fiqih dan hafalan, kalau di sekolah umum itu rada lemah, misal Jum’at takwa, itu hanya beberapa jam, setelah itu mereka tidak bisa mendapatkan cikal bakal nilai keagamaan,” kata Dr. Yuliansyah. M,pd, Akademisi Pendidikan.

Diketahui, video 2:53 detik tersebut kini menjadi sorotan usai viral di media sosial. Belakangan muncul video klarifikasi dari seorang pria yang mengaku sebagai penyebar video yang menyebut konten tersebut hoax.

Tim Liputan

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *