Kampanye di Sekolah, Kadisdikbud Kalsel Terlepas Dari Sanksi Pidana Pemilu

BANJARMASIN, DUTA TV – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat pagi (17/11/2023) mengumumkan kajian dan hasil rapat pleno terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, saat berkampanye di sekolah belum lama tadi.

Dalam rilisnya, Muhammadun dinilai tidak terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, M. Radini, mengatakan potensi pelanggaran pemilu itu terjadi pada netralitas ASN.

Sehingga, pihaknya merekomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN untuk pemberian sanksi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun.

Dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, itu berawal saat Madun menyebarkan ajakan untuk menyoblos Partai Golkar di acara Job Fair SMKN 3 Banjarmasin belum lama tadi. Video itu pun beredar hingga viral di media sosial.

 

Tim liputan

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *