Hasil Uji Lab Sampel, Limbah Armani Sebabkan Biota Air Tak Bisa Hidup

DUTA TV BANJARMASIN – Limbah cair Armani Executive Club dan Pyramid Suites yang mengalir ke lingkungan sekitar, ternyata memberikan dampak berbahaya bagi alam.

Berdasarkan hasil penelitian laboratorioum, ada beberapa indikator baku mutu yang dinilai melebihi ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Daerah, kondisi itu juga dipastikan membuat biota air yang sedianya bisa hidup di alam tak bisa berkembang biak.

Kepala bidang pengawasan dinas lingkungan hidup Wahyu Hardi Cahyono, menyebutkan ada kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) nya terlalu tinggi, dalam hasil sampel yang telah diuji pada Februari 2020 lalu dan ini menjadi rekomendasi yang harus segera dibenahi pihak pengusaha.

“Kita bulan 2 sudah ambil lab kesehatan dari hasil ada beberapa hasil yang cukup tinggi, kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) nya terlalu tinggi, sehingga itu kalau kehidupan ikan jelas tidak sanggup, kemudian COD juga tinggi jadi itu melebihi parameter yang ditetapkan baku mutu sesuai Pergub, limbah hotel yang dibelakang juga ada parameter tinggi termasuk coli kita sudah buat berita acara, sarankan untuk hotel agar memperbaikinya kita akan koreksi Biotank yang dimiliki, harusnya ada penambahan untuk air limbahnya progressnya belum kesana, nanti akan kita tindak lanjuti lagi.” Kata Wahyu Hardi Cahyono.

Wahyu Hardi Cahyono Kepala bidang pengawasan dinas lingkungan hidup

Wahyu Hardi Cahyono Kepala bidang pengawasan dinas lingkungan hidup

Pihak Pemko masih menunggu balasan hasil uji sampel yang sudah diberikan, serta pembenahan dari rekomendasi dilayangkan namun hingga saat ini belum mendapat tanggapan Manajemen Armani.

Berdasarkan catatan, selain pengelolaan limbah yang mengeluarkan aroma tak sedap, keberadaan bangunan juga sempat dikeluhkan lantaran saat proses pembangunan berdampak terhadap konstruksi sekolah yang berada persis disebelahnya.

Reporter : Fadli Rizki

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *