BSI Meriahkan SYAFIF Banjarmasin, Perkuat Literasi & Ekosistem Keuangan Syariah

Banjarmasin, Duta TV — Berbagai layanan dan program promosi ditawarkan Bank Syariah Indonesia selama pelaksanaan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Banjarmasin pada 4 hingga 5 Juli 2026.
Promo itu mulai dari cashback pembukaan rekening, promo tabungan emas, cashback cicil emas, hadiah bagi nasabah pembiayaan mikro dan KUR, hingga berbagai penawaran khusus lainnya yang hanya berlaku selama kegiatan berlangsung.
Selain menghadirkan layanan perbankan, BSI juga mendukung berbagai kegiatan edukasi dan perlombaan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat produk dan layanan keuangan syariah.
BSI menilai Kalimantan masih menjadi wilayah yang sangat potensial bagi pertumbuhan industri perbankan syariah. Saat ini, pangsa pasar BSI di wilayah Kalimantan sendiri telah mencapai sekitar 43 persen.
Sementara untuk produk tabungan haji, market share BSI telah menembus lebih dari 51 persen. Melalui kegiatan ini, BSI berharap penggunaan produk keuangan syariah tidak hanya didominasi tabungan haji, tetapi juga semakin meluas ke berbagai layanan perbankan lainnya.
“Alhamdulillah kegiatan sosialisasi atau Syariah Financial Fair ini diadakan dari kolaborasi dengan BSI dan OJK. Jadi memang regulator mengundang kami, perbankan syariah di Kalimantan Selatan khususnya, untuk mengadakan kegiatan Financial Syariah Fair. Jadi insyaallah mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat di Kalimantan Selatan. Untuk BSI kita ada program menarik. Jadi ada beberapa kegiatan lomba juga yang alhamdulillah disponsori oleh BSI. Kemudian kita ada program untuk beberapa pembiayaan dan nasabah BSI. Jadi kalau ada pengajuan pembiayaan mikro, kita ada hadiah menarik. Kemudian kalau pembukaan tabungan, khususnya tabungan emas, kita ada cashback 0,5 gram dari BSI. Harapan kami dari kegiatan ini adalah meningkatkan market share. Untuk Kalimantan sendiri, market share kita sudah mencapai 43 persen. Memang market share kita lebih banyak didominasi oleh tabungan haji, yaitu di atas 51 persen. Jadi harapan kita, karena masyarakat Kalimantan Selatan sangat religius, peningkatan market share dari tabungan haji dapat terus kita maksimalkan. Tapi tetap kita juga berkolaborasi dengan regulator OJK dan teman-teman dari perbankan syariah lainnya,” ungkap Nugroho Agung Dewanto, Funding & Transaction Business Deputy BSI RO IX Kalimantan.
Keterlibatan Bank Syariah Indonesia dalam SYAFIF Goes to Banjarmasin menjadi bagian dari rangkaian Syariah Financial Fair yang juga diselenggarakan di beberapa kota lain seperti Jakarta, Semarang, Makassar, dan Aceh.
Selain BSI, dalam kegiatan yang diinisiasi OJK ini, 17 pelaku usaha jasa keuangan syariah juga ikut ambil bagian, termasuk satu lembaga amil zakat yakni Rumah Zakat, serta dua regulator yakni OJK dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





