Viral, Pangkalan Gas 3 Kg Jual di Atas HET

Banjarmasin, Duta TV — Inilah video yang ramai di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Terlihat pemilik pangkalan di kawasan PHM Noor sedang merapikan sejumlah tabung gas tiga kilogram.

Namun, dalam video tersebut seorang ibu mengaku tidak bisa membeli gas di pangkalan itu. Alasannya, menurut pemilik pangkalan, gas telah habis.

Dalam video berdurasi 1 menit 47 detik tersebut, sang ibu juga menyebutkan bahwa pemilik pangkalan malah menjual gas melon tersebut ke sejumlah warung.

Padahal, gas bersubsidi ini seharusnya diprioritaskan untuk warga yang memang menjadi sasaran.

Bahkan diduga, pangkalan tersebut menjual gas melon dengan harga di atas HET, yakni sebesar Rp30 ribu per tabung kepada sejumlah warung di kawasan PHM Noor.

Kejadian ini kemudian menjadi perhatian Pemerintah Kota Banjarmasin. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Banjarmasin, Siane Apriliawati, langsung meminta keterangan dari pelapor dan pemilik pangkalan untuk mengklarifikasi kejadian yang viral di media sosial ini.

Siane Apriliawati, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Banjarmasin, mengatakan, “Hari ini kami meminta keterangan pada pelapor dan pemilik pangkalan. Ada miskomunikasi antara keduanya. Ibu bukan warga dari RT pemilik pangkalan. Dan ibu tersebut sudah didaftarkan ke pangkalan di RT-nya. Kedua, terkait pemilik pangkalan memang terjadi pelanggaran dalam distribusi. Kami akan menyampaikan ke pihak Pertamina. Benar, dan di atas HET.”

Pihak Pemko Banjarmasin juga akan melaporkan kejadian ini ke Pertamina agar diberikan sanksi tegas, entah berupa skorsing selama satu bulan maupun pencabutan izin usaha dari pangkalan tersebut.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *