Soft Opening Terminal Baru Bandara ‘Meleset’ Dari Target

DUTA TV BANJARBARU – Ratusan pekerja masih melaksanakan aktivitas pekerjaan di terminal baru bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru.

Tidak terlihat aktivitas penumpang pesawat yang menggunakan fasilitas bernilai Rp2 trilliun lebih tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, melsetnya terget pengoperasian terminal baru tersebut dikarenakan sejumlah factor, diantaranya belum rampungnya sejumlah fasilitas di terminal, dan perbaikan pekerjaan pasca kunjungan tim verifikasi dari Kementerian Perhubungan pada akhir Oktober lalu.

Di samping itu, akses jalan menuju ke bandara juga sepanjang 3 kilometer, masih dalam tahap pekerjaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pemprov Kalimantan Selatan.

Saat coba dikonfirmasi mengenai sejumlah persoalan yang menghambat pelaksanaan soft opening tersebut, pihak proyek pengembangan bandara belum bisa dihubungi.

Sementara itu secara terpisah, Dinas PUPR Kalsel menjelaskan, untuk sementara hanya menangani akses jalan sepanjang tiga kilometer dari persimpangan jalan golf, dengan dana Rp20 milliar dan ditargetkan bisa rampung di awal bulan Desember 2019.

“Dengan sisa waktu 14 hari, pekerjaan akan dikebut agar jalan bsia digunakan untuk soft opening”, ujar  M. Yasin Toyib kabid bina marga PUPR Kalsel.

M. Yasin Toyib kabid bina marga PUPR Kalsel

Diketahui terminal baru tahap pertama bandar udara Syamsudin Noor memiliki luas sekitar 77.569 meter persegi, dengan kapasitas 7 juta penumpang per tahun. Bandara kebanggaan warga Kalsel ini direncanakan memiliki dua lantai, lantai satu sebagai area keberangkatan, komersil, airside dan area kedatangan, sedangkan lantai 2 sebagai area kantor sewa, hotel, dan boarding lounge.

 

Reporter : Tarida Sitompul


Follow Me:


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *