Sambil Serap Aspirasi Petani di Barito Kuala, DPRD Kalsel Tekankan Penguatan Nilai Pancasila

Barito Kuala, Duta TV — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Haji Jahrian mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala. Sosialisasi ini menjadi ruang penguatan ideologi kebangsaan sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, dan pertanian.

Sosialisasi yang dihadiri kepala desa, ketua RT, serta masyarakat setempat termasuk unsur keamanan dari Kapolsek dan Danramil, menandai sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan pembinaan masyarakat di tingkat desa.

Selain penguatan nilai kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi wadah dialog langsung antara wakil rakyat dari Fraksi NasDem dan masyarakat, khususnya petani yang mengandalkan sektor perkebunan dan pertanian sebagai sumber utama penghidupan.

Dalam kesempatan ini, anggota dewan dapil Barito Kuala ini menyoroti pentingnya dukungan bagi sektor pertanian, khususnya bantuan pupuk bersubsidi untuk komoditas pangan seperti jagung dan padi. Namun demikian, Haji Jahrian menyebut untuk komoditas kelapa sawit, bantuan pupuk masih belum dapat direalisasikan karena tidak masuk dalam alokasi anggaran yang tersedia.

“Alhamdulillah masyarakat di sini mengerti sudah tentang segala jenis aturan, bahkan juga bela bangsa dan bela negaranya mengerti sekali. Karena waktu menyanyikan lagu Indonesia Raya mereka sangat bergairah dan tahu not serta maknanya. Oleh karena itu, di sini hanya memerlukan satu, infrastruktur. Yang kedua, ekonomi. Yang ketiga, peningkatan pendidikan. Yang keempat, memperhatikan tentang sarana prasarana untuk sekolah. Kemudian yang berikutnya, saya mengharapkan sebagai anggota dewan, untuk kelompok tani perkebunan, poktan, maupun masyarakat yang memiliki kelapa sawit, harus berkoordinasi dan berkolaborasi terus terhadap perkebunan ataupun Dinas Pertanian dan Perkebunan agar kiranya mendapatkan suatu gambaran dukungan sehingga hasil sawit tersebut bisa semaksimal mungkin,” ujar Jahrian.

“Namun saya berharap, di samping perkebunan kelapa sawit di sini, jangan ditinggalkan sembilan bahan pokok termasuk padi, jagung, kedelai, bahkan juga sayur-sayuran lain. Saya mengharapkan adanya tumpang sari yang ditanam di kelapa sawit, itu bisa ditumpangsarikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo Ahmad Umar menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPRD Kalsel. Ia berharap berbagai aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan peningkatan sektor pendidikan di wilayah Wanaraya.

“Ya, terima kasih sekali dengan kunjungan DPRD Provinsi yang didatangi oleh Pak Haji Jahrian ini. Saya merasa sangat bergembira dan terima kasih warga masyarakat di mana kunjungan beliau sangat bermakna karena sesuai dengan iktikad beliau ingin membantu kemajuan di bidang apa pun tadi, khususnya infrastruktur dan pendidikan. Mudah-mudahan beliau tetap bisa nanti mengakomodir aspirasi warga Wanaraya dan kami sebagai kepala desa sangat berharap bantuan beliau. Mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa diakomodir oleh beliau,” ungkap Ahmad Umar.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Desa Kolam Makmur. Haji Jahrian menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat nilai-nilai Pancasila, sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat desa demi pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *