Dinas PUPR Banjar Ajukan Pelebaran Jembatan Sungai Sipai

DUTA TV MARTAPURA – Setelah pemprov Kalsel memperlebar jembatan irigasi di Jalan Pendidikan Martapura dan Jalan Indra Sari, permasalahan pengaturan lalu lintas haul guru sekumpul menjadi lebih ringan.

Namun demikian, masih ada satu jembatan di saluran irigasi yang harus dilebarkan, yakni Jembatan Sungai Sipai di kota Martapura, yang berbatasan langsung dengan kota Banjarbaru.

Lihat Juga :  Paman Birin Wujudkan Titian Ulin Warga Pengambangan

Jembatan yang hanya mampu dilalui satu kendaraan roda 4 tersebut setiap harinya menghambat kelancaran lalu lintas kendaraan, karena menjadi salah satu akses tercepat menghubungkan kota Banjarbaru ke kota Martapura, sehingga salah satu kendaraan dari sisi berlawanan harus mengalah.

Demikian pula saat haul abah guru sekumpul, akses jembatan ini menjadi tumpuan dalam pemacahan arus lalu lintas, sehingga diharapkan bisa dilebarkan seperti di Jembatan Pendidikan dan Indra Sari.

Lihat Juga :  Besi Pondasi Jembatan HKSN Ambruk, 5 Pekerja Dilarikan Rumah Sakit

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjar, Muhammad Sulhan mengatakan, Pemkab Banjar kesulitan mengalokasikan dana karena jembatan di rigasi menjadi kewenangan balai irigasi, untuk itu pihaknya mengharapkan dukungan pemprov Kalsel untuk melebarkan jembatan itu, yang akan diusulkan pada musrenbang provinsi Kalsel.

“Kita akan usulkan pelebarannya pada musrenbang tahun 2020 di provinsi Kalsel,” katanya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjar, Muhammad Sulhan

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjar, Muhammad Sulhan

Selain itu, pada bagian sisi kiri dan kanan jembatan Sungai Sipai sudah patah, dan hanya dipasangi pembatas bambu sehingga sangat membahayakan bagi pengendara yang tidak mengenal lokasi tersebut.

Lihat Juga :  Besi Pondasi Jembatan HKSN Ambruk, 5 Pekerja Dilarikan Rumah Sakit

 

Reporter : Tarida Sitompul

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *