DP3A Banjarmasin Berikan Perhatian Kesehatan Mental Remaja Bermasalah

Banjarmasin, Duta TV — Aksi tawuran dan gangster di Banjarmasin beberapa waktu belakangan marak terjadi. Bahkan beberapa warga menjadi korban akibat kejadian tersebut.

Pihak kepolisian pun tidak tinggal diam dengan kejadian tersebut. Bahkan beberapa anak sempat diamankan oleh petugas sebagai langkah reaktif.

Tak hanya pihak kepolisian, pihak Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarmasin juga bakal melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap anak yang bermasalah tersebut. Mereka nantinya akan memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental mereka.

Pasalnya, kesehatan mental tersebut dinilai menjadi kunci penanganan terhadap kenakalan remaja yang marak terjadi. Kekerasan yang sering terjadi di kalangan remaja biasanya dipicu faktor psikologis, seperti pencarian jati diri, eksistensi di media sosial, dan minimnya perhatian dari lingkungan rumah.

“ Bagian fungsi dari mental health-nya, memang anak-anak itu di luar jam sekolah kita sampaikan ke orang tua keluarga setidaknya memperhatikan. Delapan orang itu sudah dibina dan tidak mengulanginya lagi. Pengaruh medsos, orang tua ekonomi rata-rata menengah ke bawah,” ujar M. Ramadhan, Kepala DP3A Banjarmasin.

Pemko Banjarmasin juga berencana bakal menerapkan kebijakan membawa anak nakal tersebut ke barak untuk mendapatkan sejumlah pelatihan seperti membentuk karakter, kedisiplinan, hingga pemberian efek jera bagi sang anak.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *