Rifqi Ajak Kaum Milenial Terus Tumbuhkan Nilai Kebangsaan

DUTATV BANJARMASIN H. M. Rifqinizamy Karsayuda, Senin pagi (3/2) menjadi narasumber dalam dialog wawasan kebangsaan di Auditorium Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dan berpesan kepada sejumlah mahasiswa atau kaum milenial untuk terus menumbuhkan semangat Nasionalisme.

Sebagaimana diketahui saat ini Indonesia dihadapkan dengan berbagai isu yang dapat melemahkan pertahanan Negara, oleh sebab itu dirinya menginginkan kaum milenial yang menjadi agen perubahan bisa berpikir keras untuk kemajuan bangsa dan Negara.

“Silaturahmi ini menumbuhkan bibit kebangsaan dan nasionalisme yang merupakan bagian dari mahasiswa sebagai agen di masyarakat, semoga nanti mereka bisa menyampaikan hal itu kemasyarakat. Kalau kalian tanya soal banyaknya anak muda yang ingin menjadi PNS kita tidak boleh melarang, karena menjadi birokrat itu juga penting karena itu salah satu pilar roda kehidupan bangsa ini ntah itu di negeri atau juga swasta, dan itu pilihan hidup serta proyeksi kehidupan ke depan walaupun kita menyadari daya serap pekerjaan di birokrasi dan swasta itu kian hari kian menyempit, jadi kita cuma mendorong untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi lain agar bisa bersaing walaupun bukan di bidang itu misal wiraswasta,” ujar H. M. Rifqinizamiy Karsayuda Anggota Komisi V DPR RI.

“Jadi tadi dalam dialog ini tidak hanya terbatas kepada satu tema saja, tetapi peserta bisa bertanya atau berdialog dengan bang Rifqi selaku narasumber di luar tema yang ada, ya pada intinya beliau mendorong kita agar menggali potensi diri sehingga menimbulkan rasa percaya diri sehingga tidak terpaku dalam satu tujuan,” ucap Rizal Ketua Dema Antasari.

Penerapan pilar kebangsaan juga diharapkan bisa diimplementasi dalam kehidupan sehari-hari, guna mendapatkan tempat dan masa depan yang bisa memberikan kesejahteraan kepada mereka.

Dalam kesempatan ini, Rifqi yang merupakan anggota Komisi V DPR RI juga meminta secara khusus kepada sejumlah mahasiswa untuk terus aktif membahas permasalahan daerah serta mencari solusi serta pemecahannya.

Reporter : Elsa Pratiwi – Fadli Rizki


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *