Racer The Uncle Hard Enduro Disambut Tarian Daerah dan Masakan Banjar

DUTA TV BANJARMASIN – Penampilan tari daerah binaan Pemprov Kalimantan Selatan mengawali jamuan atau wellcome dinner yang dihadiri puluhan peserta kompetisi “The Uncle Hard Enduro 2019”

Tarian etnic ini menyedot perhatian para pembalap dunia jawara soprtekstrim yang akan menjajal alam Kalimantan, yang terpusat di Kiram Park.

Kuliner banua pun menjadi hidangan makan malam para rider yang mengaku tengah mempersiapakan fisik serta skill bermain motor balap mereka.

Juara dunia Graham Jarvis mengakui tantangan ekstrim dengan hamparan geosite alami hutan Kalimantan menjadi kewaspadaan dirinya, terutama menyesuaikan cuaca yang berbeda dari negaranya.

“Disini tingkat kecuraman lembah dan bukit yang tinggi inilah yang membuat saya tertarik datang kesini,” ujar Graham Jarvis.

“Ini bisa jadi event lebih besar lagi ditahun depan karena disi treknya luar biasa sekali,” sambungnya.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengatakan, event enternasional yang perdana di asia ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan wisata alam hutan Kalimantan.

“Ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan pariwisata Kalimantan Selatan agar bisa disenangi dan sering di kunjungi masyarakat luar” ujar paman Birin.

“Event ini yang pertama di Asia Tenggara, jangan sampai tidak menyaksikan, pasti seru, akan ada jawara dari negaranya masing-masing,” tutur Ashadi wakil ketua panitia Uncle Hard Enduro 2019.

Dalam event yang akan dibuka hari ini di Kiram Park akan melombakan 3 kelas, pertama south borneo international untuk para peserta dari berbagai Negara, kemudian Kiram Knight untuk peserta di bawah usia 40 tahun dan kelas Kiram Warrior khusus untuk kelas pembalap nasional di atas 40 tahun.

 

 

Reporter : Fadli Rizki


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *