Perkuat Program MBG, PPJI Kalsel Genjot Sertifikasi Pelaku Jasaboga

Banjarmasin, Duta TV — Meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah utama Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kalimantan Selatan.
Dalam Musyawarah Daerah PPJI Kalsel Jumat pagi, organisasi ini menargetkan percepatan sertifikasi kompetensi dan sertifikasi halal bagi pelaku jasaboga guna memperkuat dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas pemerintah.
Apalagi, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya membutuhkan kesiapan dapur dan distribusi makanan, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan memenuhi standar keamanan pangan. Hal itulah yang menjadi fokus utama dalam Musda Kalsel ini.
Ketua PPJI DPD Kalsel, Putra Qomaluddin, menyebut saat ini sedikitnya 48 titik dapur MBG di Kalimantan Selatan telah dikelola anggota PPJI. Keberadaan tenaga jasaboga yang tersertifikasi diharapkan mampu menjaga kualitas layanan sekaligus mempercepat pelaksanaan program di daerah.
“Karena kami spesifik letaknya di wilayah kuliner, di wilayah catering ya, dan supply, kami sangat berperan penting pada bagian profesionalisme di bidang-bidang tersebut. Kami mengadakan banyak kegiatan-kegiatan pelatihan, kegiatan-kegiatan sertifikasi yang bisa meningkatkan nilai-nilai dari keprofesionalan mereka di perusahaan ataupun pribadi-pribadi, dan juga hal-hal yang terkait halal. Nah, target alhamdulillah banyak sekali melahirkan kawan-kawan menuju jadi lebih scale up lagi. Dan satu lagi, kami juga sangat berperan serta di bidang Makan Bergizi Gratis dalam support sebagai mitra pemerintah dan sebagai pelopor pergerakan dari Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Sementara itu, bukan hanya sertifikasi, PPJI Kalsel juga menarget meningkatkan jumlah anggota, di mana saat ini baru ada sekitar 128 anggota dari kepengurusan di 11 kabupaten/kota. Organisasi ini berharap dengan bertambahnya jumlah anggota, semakin banyak pula pelaku usaha yang siap terlibat dalam program MBG.
“Melanjutkan program yang ada, dan bahkan mungkin peningkatan-peningkatan lagi. Karena masih banyak PR dari PPJI Kalimantan Selatan untuk keanggotaan, termasuk juga sertifikasi atau kompetensi pelatihan kepada kawan-kawan anggota, dan yang utama juga kita perekrutan yang lebih kita maksimalkan lagi keanggotaan. Jadi saat ini kita ada 128 anggota. Targetnya di setiap tahunnya pasti harus bertambah. Jadi memang termasuk juga sertifikasi kayak halal, terus sertifikasi-sertifikasi yang lain, kita bekali ke anggota-anggota,” ucapnya.
Dinansyah, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, berharap bahwa PPJI ini dapat memberdayakan mitra-mitra yang ada di bawahnya untuk mendukung terlaksananya MBG di Kalimantan Selatan.
Dalam Musyawarah Daerah ini, Muhammad Akbar Utomo Setiawan resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PPJI DPD Kalimantan Selatan periode 2026–2031. Selain menjadi wadah silaturahmi, Musda ini sekaligus mempersiapkan Rapat Kerja Nasional PPJI Tahun 2026 yang akan digelar di Kalimantan Selatan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





