Perayaan HUT ke-82 RSUD Ulin di Jakarta Dinilai Tak Elok di Tengah Efisiensi

Banjarmasin, Duta TV — Rencana perayaan HUT ke-82 RSUD Ulin Banjarmasin menuai sorotan. Pasalnya, puncak peringatan justru akan digelar di Jakarta, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah diterapkan pemerintah.

Pemanggilan secara tertutup dilakukan oleh Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan terhadap manajemen rumah sakit untuk meminta klarifikasi terkait urgensi pelaksanaan kegiatan di luar daerah.

Namun, pasca pemanggilan tersebut, Direktur RSUD Ulin, Among Wibowo, sempat menghindari wartawan saat hendak dikonfirmasi.

Ia terlihat enggan memberikan keterangan sebelum akhirnya menyampaikan penjelasan singkat kepada media.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, M.Kes, Sp.S, menegaskan bahwa kegiatan di Jakarta bukan sekadar perayaan, namun bagian dari upaya promosi layanan unggulan sekaligus menarik investasi ke Kalimantan Selatan.

“Tujuan kita adalah untuk peningkatan upaya investasi dan penyampaian informasi layanan unggulan rumah sakit. Jadi kita promosikan layanan-layanan RS unggulan bahwa di RSUD Ulin ini ada layanan unggulan yang bisa kita kembangkan yang bisa memberikan pelayanan baik kepada masyarakat sehingga tidak perlu lagi masyarakat berobat ke tempat lain sehingga cukup bisa berobat di wilayah Kalsel saja. Jadi kan selama ini ada yang mungkin ke luar daerah Jakarta dan sebagainya sehingga kita promosikan investasi maupun layanan unggulan yang ada di RS ini. Kita punya SDM, kita punya sarpras yang lengkap sehingga bisa dilaksanakan di Kalsel. Kebetulan yang utama adalah layanan inovasi, kedatangan kami di sana adalah layanan unggulan RS maupun PTSP dan kita sudah berkoordinasi di dua SKPD ini agar bagaimana untuk pengembangan layanan unggulan dan investasi sehingga kita menarik investor untuk datang ke Kalsel,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV menilai perayaan di luar daerah kurang tepat dilakukan saat kondisi efisiensi. Meski diakui ada agenda lain seperti promosi dan pemaparan layanan kesehatan, namun jika hanya bersifat seremonial hal tersebut dinilai tidak elok.

“Tadi adanya kegiatan itu di luar daerah itu jadi bahan evaluasi mereka. Walaupun sebenarnya mereka mengadakan ke luar daerah itu ternyata dengan Dinas PTMSP juga terkait ekspos tentang kesehatan, namun melihat kondisi hari ini rasanya kurang elok lah kalau dirayakan di luar daerah. Kalau kita artinya tidak mendukung untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya di luar daerah dalam konteks ulang tahun, tapi kalau ada hal-hal lain yang artinya memang memberikan masukan untuk PAD kita, kita akan mensupport, tapi kalau untuk seremonial saja rasanya kurang elok di tengah efisiensi hari ini,” ucap Jihan Hanifha, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel.

Puncak perayaan HUT ke-82 RSUD Ulin dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 26 April mendatang. Meski beberapa rangkaian ulang tahun sudah digelar di Banjarmasin, rencana ini tetap memicu kritik, mengingat rumah sakit merupakan institusi pelayanan publik yang seharusnya mengedepankan efisiensi dan kebutuhan masyarakat.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *