Oknum ASN dan Kontraktor di Tapin Terjerat Korupsi

Tapin, DUTA TV — Salah satu oknum Aparatur Sipil Negara di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tapin beserta seorang kontraktor pengadaan barang dan jasa resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi oleh Kejaksaan Negeri Tapin.

Kedua tersangka terjerat dugaan kasus korupsi proyek pembangunan tebing siring sungai di kawasan Kecamatan Bungur, yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Terbongkarnya kasus korupsi ini berawal dari adanya perhitungan BPKP yang langsung ditindaklanjuti oleh pihak Kejari Tapin.

Dalam kasus in kedua tersangka berinisial R-J-S dan F-F selaku kontraktor dari CV Firdaus, membuat negara rugi sebesar Rp. 552 juta atas proyek pembangunan tebing siring sungai di kawasan Kecamatan Bungur yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi.

“ASN pada Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Tapin dan tersangka FF yang merupakan penyedia jasa atau kontraktor pada pengadaan barang dan jasa dalam proyek pengamanan tebing jembatan Hatalaut yang bersumber pada APBD tahun 2018 dengan nilai pekerjaan sebesa rRp 586.760.000, dari hasil penyelidikan ini dimana ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp. 522.000.000”.Kata Kepala Kejari Tapin Zaenul Abidin Nawir

Diketahui dana proyek pembangunan tebing siring sungai bersumber dari APBD tahun 2018, dengan anggaran mencapai 586 juta rupiah, yang dikerjakan oleh tersangka F-F dan R-J-S sebagai pejabat pembuat komitmen PPK Dinas PUPR Tapin.

Atas perbuatanya kedua tersangka dikenakan pasal 2 dan pasal 3 Undang – Undang Nomor 31 tahun 1999, junto Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 dengan ancaman hukuman 20 tahun pidana penjara.

Reporter : Muhammad Irfansyah

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *