Money Politics Pemilu, LSM : Belum Tuntas Kok Dihentikan

DUTA TV BANJARMASIN Puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) gabungan ngluruk ke kantor Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Senin (16/12) pagi.

Kedatangan demonstran ini untuk menyuarakan aspirasi perihal penanganan kasus dugaan tindak pidana yang terjadi pada Pemilu April 2019 lalu.

Mereka mempertanyakan kasus money politics yang dianggap belum tuntas namun keburu dihentikan pada  proses rekrutmen panitia pengawas kecamatan (panwascam).

Lihat Juga :  Paling Lambat 27 Mei Logistik PSU Dituntaskan

“Kami mempertanyakan sejauh mana OTT kemarin, setelah kita mendengar penjelasan Ketua Bawaslu kota Banjarmasin dan jajaran bahwa ada dua alat bukti untuk bisa dijerat. Namun realisasi kita amati, belum ada tindak lanjut Bawaslu Kota, kami pertanyakan,”ujar koordinator aksi demo, Hasan.

Belum ditindaklanjutinya temuan tersebut, menurut Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin M. Yasar, karena belum cukup bukti untuk diteruskan ke tahap penyidik maupun penyelidikan.

Lihat Juga :  Paling Lambat 27 Mei Logistik PSU Dituntaskan

“Yang mereka aspirasikan kita jawab. Sudah berproses di Sentra Gakkumdu, ternyata belum cukup untuk diteruskan ke penyidikan dan penyelidikan. Rekrutmen panwascam, prinsipnya kita ingin pilih peserta yang  berkualitas. Dari pendaftaran puluhan kita coret lantaran terbukti pengurus parpol. Kita tidak langsung dapatkan bagi – bagi duit. Setelah kita klarifikasi itu buang saksi 100 ribu, bukan untuk warga,”jelas Yasar.

Lihat Juga :  Paling Lambat 27 Mei Logistik PSU Dituntaskan

Dari 5 perkara dugaan tindak pidana pemilu, 1 kasus inkrah dengan putusan 3 bulan hukuman percobaan dan 4 perkara lainnya terhenti meja Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) lantaran dianggap tidak cukup alat bukti.

 

Reporter : Fadli Rizki

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *