Moeldoko Bantah Food Estate Gagal : Perlu Waktu

Jakarta, DUTA TV — Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah food estate merupakan proyek yang gagal. Menurutnya diperlukan waktu untuk melihat manfaat food estate dalam ketahanan pangan dalam negeri.

“Persoalan gagal itu tidak bisa dijudge dalam tempo yang dekat. Jadi belum bisa dikatakan gagal tapi perlu waktu” katanya di The Westin Hotel, Jakarta, Rabu (12/7).

Ia mencontohkan food estate di Kalimantan yang disebut memerlukan penanganan khusus. Kemudian food estate di Keerom, Papua yang merupakan lahan sawit lalu dijadikan untuk budidaya jagung. Hasilnya produktivitas food estate itu mencapai enam ton dan diperkirakan akan bertambah menjadi 12 ton.

Ia menyebut hasil food estate memang baru bisa terlihat dalam enam hingga tujuh musim panen.

“Jadi jangan langsung dikatakan gagal, tidak,” katanya.

“Sebab treatment awal misalnya kadar keasaman masih tinggi, kita treatment lagi. Nanti pelan-pelan turun dan terbangun dengan baik sehingga tanaman akan bertumbuh dengan baik,” imbuhnya.

Sebelumnya kritik mengenai food estate datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Ia mengaku sudah meninjau langsung lokasi-lokasi program food estate yang dijalankan Kementerian Pertanian.

“Tentang food estate, hasil peninjauan kita, saya ke beberapa food estate itu sebagian gagal,” kata Djarot di kantor DPP PDIP, Selasa (4/1).

Dia menegaskan bahwa Kementerian Pertanian harus bertanggung jawab atas program yang dijalankan, termasuk juga food estate.(cnni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *