Harga Beras Lokal Melonjak, DKP3 Buka Lahan Untuk Pertanian

Banjarmasin, DUTA TV — Harga beras lokal sejak beberapa bulan terakhir melonjak. Kenaikan itu akibat pertanian di Kalsel akibat gagal panen, karena serangan hama, dan lainnya. Bahkan beberapa jenisĀ harga beras lokal sempat diangka Rp17.000,- perliternya.
Di Banjarmasin sendiri untuk produksi beras pertahunnya hanya 6 ton, masih jauh untuk memenuhi kebutuhan warga Banjarmasin, yang perbulannya hingga lima ton.
Meski begitu Pemko melalui Dinas Ketahanan pangan pertanian dan perikanan Banjarmasin, mencoba memaksimalkan produksi beras lokal, dengan cara membuka lahan pertanian, yang produktif dan unggul.

Seperti di kawasan Banjarmasin Selatan yang rencananya membuka lahan seluas satu koma tiga hektare. Selain itu, di kawasan Banjarmasin Timur seluas 4,6 hektare. Untuk membuka dan membebaskan lahan itu, DKP3 menyediakan anggaran sekitar 8,6 miliyar.
Rencananya, lahan itu akan dikelola Pemko bekerjasama dengan kelompok tani. Diharapkan dengan pembukaan lahan ini juga bisa meningkatkan produksi beras di Banjarmasin, untuk memenuhi kebutuhan warga kota seribu sungai.
Sementara untuk produksi dua tahun terakhir di Kota Banjarmasin, jauh menurun yakni, hanya sekitar dua sampai 3 ton per tahun, selain adanya serangan hama, kondisi cuaca juga mempengaruhi panen di Banjarmasin.
Reporter : Zein Pahlevi





