Terdampak Solar Langka, Petani Desa Penggalaman Terancam Gagal Panen

Banjar, Duta TV — Kenaikan harga BBM solar jenis Dexlite mengakibatkan aktivitas pengolahan lahan pertanian di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar terhambat.

Bahkan para petani terancam gagal tanam hingga gagal panen lantaran kesulitan untuk mendapatkan BBM solar.

Para petani yakni Taufikurrahman dan Rizki mengaku sudah cukup lama menghadapi persoalan kelangkaan solar sejak akhir tahun 2025 lalu. Menurut mereka, kondisi semakin sulit sejak harga Dexlite naik, sementara solar subsidi semakin sulit ditemukan.

Dengan kelangkaan BBM solar, petani praktis tidak bisa bekerja karena sebagian besar aktivitas pertanian saat ini sangat bergantung pada mesin berbahan bakar solar.

Seperti diketahui, penggunaan mesin pertanian sudah menjadi kebutuhan utama bagi petani karena dinilai lebih efisien dari segi waktu dan tenaga. Hampir seluruh petani di Desa Penggalaman kini mengandalkan alat mesin pertanian untuk mengelola sawah mereka.

“Kelangkaan solar ini sudah lumayan lama, mulai akhir 2025. Ditambah sekarang ada kenaikan Dexlite, semakin sulit kami mendapatkan solar, kalau tidak ada solar, kami tidak bisa bekerja. Dampaknya rugi waktu dalam pengolahan lahan, bahkan bisa berpengaruh sampai hasil panen karena keterlambatan tanam dan panen, di desa kami saja hampir semuanya petani terdampak. Kalau kondisi seperti ini terus, mungkin kami tidak bisa bertani dan bisa gagal tanam maupun gagal panen, karena alat mesin ini harus pakai bahan bakar. Harapan kami semoga ada perhatian, harga solar bisa turun dan distribusinya lancar. Kami juga berharap dinas terkait bisa membantu mencarikan solusi untuk para petani,” ujar mereka.

Para petani berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait agar persoalan ini segera mendapat solusi nyata demi mempertahankan produktivitas pertanian.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *