Sosial

Mengenang BJ Habibie : Berbagai Penghargaan Internasional

Nama BJ Habibie telah menghiasi banyak penghargaan bergengsi.

1.Anggota Kehormatan Persatuan Insinyur Malaysia (IEM)

2.Anggota Kehormatan Japanese Academy of Engineering

3.Anggota Kehormatan The Fellowship of engineering of United Kingdom, London

4.Anggota Kehormatan The National Academy of Engineering, AS

5.Anggota Kehormatan Academie Nationale de l’Air et de l’Espace, Perancis

6.Anggota Kehormatan The Royal Aeronautical Society, Inggris

7.Anggota Kehormatan The Royal Swedish Academy of engineering Science, Swedia

8.Anggota Kehormatan Gesselschaft Fuer Luft und Raumfarht (Lembaga Penerbangan & Ruang Angkasa) Jerman

9.Anggota Kehormatan American Institute of Aeronautics and Astronautics, AS

10.Anggota Kehormatan Masyarakat Aeronautika Kerajaan Inggris (1983)

11.Anggota Kehormatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa, Jerman (1983)

12.Anggota Kehormatan Akademi Aeronautika Perancis (1985)

 

Selain itu, Habibie ternyata menemukan sebuah formula atau rumus tersendiri bernama Habibie Factor atau Faktor Habibie. Formula buatannya ini menghasilkan julukan baru bagi dirinya: “Mr. Crack”. Apa pasal ? Rumus yang satu ini menyoroti penghitungan keretakan (crack) yang terjadi pada atom-atom pesawat terbang.

Seorang jurnalis senior berkisah bahwa dirinya pernah “dicurhati” Habibie soal tawaran dari Presiden Soeharto yang meminta dirinya menjadi wakil presiden. Si junior mulanya tak menyetujui gagasan ini karena menganggap jabatan wapres tentu terasa sangat “nanggung” untuk BJ Habibie.

Awalnya disarankan menjabat sebagai Menko alih-alih wakil presiden, tidak ada yang menduga bahwa tawaran dari Soeharto ini akan berujung pada pengangkatan BJ Habibie sebagai presiden di tahun 1998.

Resepsi pernikahan Habibie dan Ainun di Gorontalo

BJ Habibie diangkat sebagai wakil presiden pada tanggal 14 Maret 1998 hingga Mei 1998. Per tanggal 21 Mei 1998, ia resmi menggantikan posisi Presiden Soeharto yang mengundurkan diri. Masa jabatannya berakhir pada tanggal 20 Oktober 1999.

Terhitung, BJ Habibie hanya menjabat sebagai wapres selama 2 bulan dan sebagai presiden selama 1 tahun 5 bulan.

Memimpin Indonesia yang berada pada keadaan berantakan, Presiden Habibie berhasil membentuk beberapa keputusan penting. Salah satu kebijakannya yang populer adalah diresmikannya UU Otonomi Daerah. Pada masa pemerintahannya pula, lahir banyak partai politik karena Habibie memberikan kemerdekaan berpendapat bagi rakyat.

Keadaan ekonomi di Indonesia pada masa Habibie juga mengalami perbaikan. Jika sebelumnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar mencapai 15 ribu per dolar, Habibie berhasil menekannya menjadi 10 ribu rupiah per dolar.

BJ Habibie dan artis, Reza Rahadian

Setelah istrinya, Ainun, meninggal dunia, kesedihan Habibie terlihat jelas. Pasalnya, ia mengaku baru mengetahui istrinya mengidap kanker hanya 3 hari sebelum kepergiannya. Selama masa sakitnya, Ainun pun disebut tak pernah mengeluh.

“Selama 48 tahun, saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun,” begitu tuturnya dalam suatu kesempatan. Ketulusan cinta BJ Habibie dan Ainun pun dipandang sebagai sisi yang lain dalam dunia politik Indonesia. Hal ini lantas mendorong pegiat layar lebar Indonesia untuk memproduksi film yang diangkat dari kisah cinta mereka berdua, Habibie dan Ainun. Mengejutkannya, film ini langsung melesat menjadi salah satu film terlaris di Indonesia.

 

Berbagai sumber


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *