KPU Tak Izinkan APK Terpasang di Cagar Budaya, Makam dan Wilayah Aturan Perwali

Banjarmasin, DUTA TV Kesbangpol kota Banjarmasin, menggelar rapat penentuan titik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), bersama KPU, Bawaslu dan camat se-kota Banjarmasin, di aula PKK kota Banjarmasin, Rabu pagi (30/09/2020).

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh PLT wali kota Banjarmasin, Hermansyah, tersebut disepakati bahwa KPU dan Bawaslu mengizinkan para pasangan calon wali dan wakil wali kota, untuk  memasang alat peraga kampanye di seluruh kawasan kota terkecuali wilayah aturan perwali, seperti sekolah, tempat ibadah, jalan besar, kantor dinas, trotoar serta makam-makam tokoh agama dan cagar budaya kota Banjarmasin.

Hal ini dilakukan agar pemasangan alat peraga kampanye tidak semerawut dan mengganggu keindahan kota Banjarmasin, terlebih adanya permintaan para zuriat tokoh agama agar kawasan makam bisa netral.

“Ya, tadi jadi kita sepakati bahwa pemasangan APK diperbolehkan di seluruh kota Banjarmasin terkecuali di kawasan aturan yang sudah di atur dalam perwali seperti sekolah, tempat ibadah,  kantor dinas dan lainnya, serta permintaan dari para zuriat tokoh agama agar di makan dan cagar budaya juga tidak dipasangi,” kata Syafrudin Akbar, komisioner KPU kota Banjarmasin.

Sementara itu, dalam pilkada tahun ini, pihak KPU Kalsel tidak memberikan fasilitas dalam pembuatan umbul-umbul, namun para pasangan calon tetap diperbolehkan membuat umbul-umbul sendiri dengan catatan sesuai aturan yang telah diatur oleh KPU.

Reporter : Ade Yanuar

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *