Komisi II DPRD Kalsel Ingin Pariwisata Kalsel Go Internasional Seperti Bali

Bali, Duta TV Pendapatan Asli Daerah banyak bergantung pada sumber daya alam dan pajak kendaraan bermotor, membuat Komisi II terus aktif menggali sumber pendapatan lain, hingga menyasar ke wilayah Bali.

Pasalnya, Bali dinilai patut menjadi contoh, di mana perekonomiannya menggeliat di sektor pariwisata dan UMKM. Komisi II menarget Kalsel juga memiliki wisata yang bisa go internasional layaknya Bali.

Dalam kunjungan kerja perdana, Ketua Komisi II Muhammad Yani Helmi beserta para anggotanya mempelajari langkah-langkah strategis yang diterapkan Bali dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini menilai pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun terakhir memang cukup fluktuatif. Namun, pihaknya optimis dengan memanfaatkan potensi yang ada serta menggali sumber PAD baru, maka ekonomi di Kalsel bisa mengalami pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Kita lihat bahwa Bali masih sangat bisa ditopang penuh oleh geliat pariwisata serta UMKM-nya, dan ini berbeda dengan Kalsel. Kita masih bertumpu dengan SDA dan perkebunan. Ini bagus ketika PAD kita, yang memang sudah saya rasa cukup bagus, terus kita gali peluang-peluang lainnya di bidang pariwisata seperti halnya di Bali. Walaupun skalanya tidak besar, tetapi adalah kunjungan wisata yang titik beratnya go internasional. Ini yang terus akan kita dorong untuk PAD kita,” ujar Muhammad Yani Helmi.

Sementara, dalam kesempatan ini, salah satu anggota DPRD Bali menyebut sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk memperkuat sektor industri, pertanian, hingga pariwisata sangat penting. Bali juga telah memaksimalkan potensi pariwisata sebagai sumber PAD utama, namun tetap memperluas ke sektor-sektor lain seperti ekonomi kreatif dan pertanian berkelanjutan.

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *