RENUNGAN DARI INSPIRASI TAMU SECANGKIR KOPI HARI INI “LAKUKANLAH LOMPATAN”

Banjarmasin – Duta TV, Sahabat Secangkir Kopi
Sabtu hari ini 12 Januari 2019, saya dan anak-anak Duta TV berdiskusi dengan tamu yang sangat istemewa, dikarenakan tamu kali ini berbeda dengan tamua-tamu yang biasanya datang ke warung secangkir kopi seribu inspirasi, beliau adalah sangat berpengalaman di bidang media, dan teman-teman beliau yang diajak ikut pun adalah juga profesional, dan oleh karenanya saya harus angkat topi pada beliau-beliau ini dan sangat berterimakasih atas kunjungan dadakannya ke Duta TV. Saya pun berkesimpulan tamu hari ini tersebut mempunyai wawasan yang sangat luas terhadap dunia media, khususnya pertelivisian yang berskala nasional maupun internasional, dan sayapun lebih banyak menyerap apa yang telah dibicarakan saat duduk di warung kopi Paman Birin tersebut.
Sahabat ! saya ingin ceritakan salah satu inspirasi dahsyatnya dari diskusi tadi, yaitu “LAKUKANLAH LOMPATAN UNTUK DUTA TV”
. Sekilas memang bagi sahabat yang tidak mengikuti suasana langsung diskusi kami terasa biasa saja mendengar kata-kata tersebut, tetapi kata-kata itu sangat luar biasa bagi saya dan tim karena tersadar akan kondisi selama ini sudah kami lakukan. Semua kita tahu bahwa kehadiran Duta TV sejak semula diperuntukan untuk menginspirasi Banua kita Kalimantan Selatan, lalu kemudian kita mulai bergerak ke Banua Kalimantan dan sejak Gubernur Kalimantan Selatan (Paman Birin) ditantang oleh Presiden JOKOWI untuk ikut mengajukan proposal Kalimantan Selatan sebagai salah satu alternatif Ibu Kota Pemerintahan Republik Indonesia ke depan, maka kami pun pada moment ulang tahun yang ke 8 tahun lalu sudah merubah tag line DUTA TV INSPIRASI BANUA DAN DARI BANUA UNTUK INDONESIA. Dari tagline ini berarti posisi duta tv masih berada pada tataran Banua Kalimantan Selatan, maka Duta TV adalah station TV yang rata-rata TV lokal lainnya di Indonesia ini, lantas sudah saatnya duta tv melakukan lompatan ke POSISI INDONESIA TIMUR, maksudnya kalau orang ingin tahu segala sesuatu tentang Indonesia Timur, maka Duta TV lah yang menjadi rujukan, tidak itu saja, segala peristiwa yang terjadi di kawasan Indonesia Timur (termasuk banua kita tentunya) juga akan dijelaskan dan dipaparkan dengan versi kedaerahan Indonesia Timur itu, ringkasnya tidak dalam versi sekarang yang di maknai kejadian-kejadian itu oleh orang Jakarta.
Sahabat ! Segala potensi dan keinginan kita membangun Banua dan Indonesia Timur mesti kita sampaikan dengan cara dan pemahaman berfikir kita, sehingga bisa dimengerti oleh para pengambil kebijakan di Jakarta atau bahkan Dunia, cara berfikir seperti ini punya dasar “teori sosiologis” yang sangat kuat, karena untuk bisa memahami kejadian, potensi dan apapun disuatu daerah atau kawasan, maka kita harus memahami dengan cara pandang tatanan nilai dan keinginan yang ada pada daerah atau kawasan tersebut. Dalam sosiologi hukum saya menyebutnya dengan œmetode emphatic comprehension sebagaimana dikatakan Peter Winch “dalam menginterpretasikan dan menjelaskan suatu susunan sistem sosial, adalah tidak benar jika kita menggunakan konsep-konsep berbeda dengan konsep yang digunakan olehnya Oleh karena saatnya dan sungguh dahsyat kalau Duta TV bisa melakukan lompatan sebagai MEDIA YANG MENYAJIKAN DENGAN RASA DAERAH INDONESIA TIMUR itu sehingga menjadi dimengerti dan sekaligus menjadi pengayaan pengetahuan pada setiap kejadian atau peristiwa yang terjadi di kawasan Indonesia Timur menurut versi yang bukan versinya orang Jakarta.
Sahabat! Barakallah atas diskusi dati tamu hari ini, yang menjadi renungan saya di warung kopi Paman Birin. Moga atas dukungan warga banua semua insyaallah duta tv dapat mewujudkan visi barunya ke kawasan Indonesia Timur, tanpa meninggalkan kebanuaan kita.
Salam Secangkir Kopi Seribu Inspirasi





