Hingga Juli, Ada 18 Kasus Penganiayaan Berujung Maut Terjadi di Banjarmasin

Banjarmasin, Duta TV — Polresta Banjarmasin mencatat tingginya kasus penganiayaan dalam enam hingga tujuh bulan terakhir.

Dari data kepolisian, sedikitnya terdapat 18 kasus penganiayaan yang berakhir dengan korban meninggal dunia.

Selain korban meninggal dunia, polisi juga mencatat adanya sejumlah kasus penganiayaan yang menyebabkan luka berat dan luka ringan. Rincian jumlah korban tersebut akan disampaikan secara lengkap oleh pihak kepolisian.

Untuk mencegah terjadinya kasus serupa, Polresta Banjarmasin telah membentuk Tim WRC dari Satuan Macan Resta. Tim ini diterjunkan bersama personel Satlantas, Satsamapta, dan jajaran Polsek guna melakukan langkah-langkah kepolisian di lapangan.

Fokus penindakan meliputi pemberantasan aksi premanisme, penggunaan dan peredaran senjata tajam, serta penyalahgunaan minuman beralkohol yang dinilai sering menjadi pemicu terjadinya tindak kekerasan.

Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar mengatakan, “Enam bulan terakhir ini kasus penganiayaan sampai memakan korban meninggal dunia cukup banyak. Selama sekitar tujuh bulan ini ada 18 kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia. Untuk korban luka berat dan luka ringan nanti akan kami sampaikan. Kami juga sudah membentuk Tim WRC dari Macan Resta bersama Satlantas, Samapta, dan jajaran Polsek untuk melakukan tindakan kepolisian berkaitan dengan premanisme, senjata tajam, serta minuman beralkohol.”

Polresta Banjarmasin menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum guna menekan angka kekerasan serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kota Banjarmasin.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *