Hari Jadi Kalsel ke-76 Digelar Sederhana, Dirangkai Peresmian Masjid Syekh Arsyad Al Banjari

Banjarbaru, Duta TV — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan persiapan puncak peringatan Hari Jadi Kalsel ke-76 tahun 2026.
Persiapan dibahas dalam rapat koordinasi pemantapan yang dipimpin Gubernur Kalsel H. Muhidin di Setdaprov Kalsel Banjarbaru.
Muhidin memastikan perayaan hari jadi tahun ini tidak digelar secara berlebihan.
Konsep sederhana dipilih sebagai bentuk penyesuaian dengan kondisi sekaligus mendukung kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Salah satu bentuk efisiensi juga terlihat dari pakaian yang akan digunakan jajaran Forkopimda Kalsel pada puncak peringatan.
Muhidin menyebut pemerintah tidak lagi membuat pakaian adat Banjar khusus yang hanya digunakan saat seremoni hari jadi.
Sebagai gantinya, jajaran Forkopimda akan mengenakan jas biasa yang dipadukan dengan tapih atau sarung.
Selain menjadi momentum peringatan hari jadi, puncak Hari Jadi Kalsel ke-76 juga akan dirangkai dengan peresmian Masjid Syekh Arsyad Al Banjari.
Muhidin menilai momentum tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan hari jadi yang mengedepankan kesederhanaan dan nuansa religius.
Puncak peringatan juga akan dihadiri ribuan undangan.
Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, ASN, perwakilan DPR dan DPD RI, hingga para kepala daerah se-Kalimantan Selatan.
Gubernur menekankan persiapan kegiatan harus terus dimatangkan melalui sinergi lintas SKPD. Dengan konsep sederhana dan religius, Pemprov Kalsel berharap peringatan Hari Jadi ke-76 tetap berlangsung khidmat sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Puncak Hari Jadi Kalimantan Selatan ke-76 dijadwalkan berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026. Selain menjadi momentum memperingati perjalanan Provinsi Kalimantan Selatan, kegiatan juga menjadi bagian dari penguatan nilai keagamaan melalui peresmian Masjid Syekh Arsyad Al Banjari.
Reporter: Mawardi





