Gas 3 Kg Langka & Mahal, Syifa Terpaksa Tidak Memasak Selama 5 Hari

BANJARMASIN, DUTA TVLangkanya gas LPG 3 kilogram dan harganya yang melambung tinggi hingga mencapai Rp 55.000 hingga Rp60.000 pertabungnya di eceran, membuat masyarakat atau pengguna gas melon menjerit.

Seperti yang dirasakan Syifa, Ibu rumah tangga di warga gang Barak Belitung Darat Banjarmasin ini, terpaksa tidak bisa memasak dan mengaku membeli makan di warung dalam 5 hari terakhir. Hal terjadi lantaran ia tidak mendapatkan gas LPG 3 kilogram untuk memasak.

Menurut Syifa, selain harganya yang mahal, stock dari gas LPG 3 kilogram juga sangat langka dan susah untuk didapat. “Barangnya tu kadada harganya juga larang, kalau nasi tinggal cucuk di magic kalau iwak paksa nukar yang masak,” ujarnya.

Gas 3 kg Langka dan Mahal, Penjual Terpaksa Beralih ke Gas LPG 5,5 Kg

Sementara itu, langkanya gas LPG 3 kilogram dan harganya yang melambung tinggi di pasaran, juga membuat para pedagang terpaksa memutar otak. Sebagaimana yang dilakukan oleh, Midun.

Pedagang makanan dan ikan bakar ini terpaksa meregoh kocek lebih dalam, hingga ratusan ribu, untuk beralih dan membeli gas LPG 5,5 kilogram agar ia bisa berjualan.

para pedagang beralih ke tabung gas 5,5 kg (foto : dutatv)

“Langka banar gas ini, terpaksa ae bepindah ke pink yang 5,5 kg. Mau kada mau terpaksa tadi, berharap ada tambahan dari pemerintah tambahan gas kaya ini kadada lalu,” ujar Midun.

Gas LPG 3 kilogram di beberapa daerah di Kalimantan Selatan terutama di Banjarmasin, memang diketahui sedang langka dan sulit dicari dalam satu bulan terakhir. Jikapun ada harga diecerannya juga ikut meningkat dengan signifikan.

Reporter : Ade Yanuar


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *