Gangguan di Hari Pertama Daftar Ulang, SMPN 23 Banjarmasin Beri Layanan On the Spot

Banjarmasin, Duta TV Suasana proses daftar ulang peserta didik baru terlihat di SMP Negeri 23 Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Harmoni III, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa siang, (23/06/26).

Pihak sekolah saat ini terus melakukan verifikasi berkas dan melayani calon siswa yang telah dinyatakan lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

Tahun ini, SMP Negeri 23 Banjarmasin menargetkan penerimaan sebanyak 256 siswa baru. Selama proses pendaftaran berlangsung, pihak sekolah mengaku tidak mengalami kendala berarti.

Namun, sejumlah orang tua masih mengalami kesulitan saat mengunggah dokumen persyaratan secara daring, terutama karena ukuran berkas yang harus diunggah dibatasi di bawah satu megabita.

Mengatasi hal tersebut, sekolah menyediakan pendampingan langsung bagi orang tua dan calon peserta didik agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar.

“Kita mencari sekitar 256 siswa baru. Kalau dari kami pihak sekolah alhamdulillah tidak ada kendala, mungkin kendala di pendaftar saja, masih banyak orang tua yang bingung untuk meng-upload, jadi kita membantu mereka untuk meng-upload di sini. Apalagi berkas yang harus di-upload kan di bawah 1 MB. Selama pendaftaran tidak ada kendala, kendala cuma saat daftar ulang kemarin saja, itu pun cuma sebentar, selebihnya tidak ada,” ucap Muhammad Agus Yasir, Verifikator SMPN 23 Banjarmasin.

Sementara itu, pihak sekolah berharap seluruh kuota yang tersedia dapat terpenuhi sehingga masyarakat di wilayah sekitar dapat memperoleh akses pendidikan yang memadai.

Jika kuota belum terpenuhi, sekolah akan terus melakukan sosialisasi melalui berbagai platform media sosial resmi sekolah serta membuka layanan pendaftaran secara langsung atau offline. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah di Kota Banjarmasin yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

Siti Fatimah, Kepala SMPN 23 Banjarmasin, berharap dengan adanya rombel ini bisa menampung banyak masyarakat di sekitar SMPN 23.

“Harapannya dengan rombel ini masyarakat di sini bisa tertampung semua. Kalau kuota kami belum terpenuhi, kami akan terus berproses sampai kuota terpenuhi. Kami akan terus menginformasikan melalui media sosial SMPN 23 secara kolektif. Kami siap menerima jalur offline agar anak-anak di Kota Banjarmasin tidak ada yang tidak sekolah atau putus sekolah,” harapnya.

SMP Negeri 23 Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan maksimal selama proses penerimaan peserta didik baru hingga seluruh kuota terpenuhi dan seluruh calon siswa mendapatkan kesempatan bersekolah.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *