Econusa Jaring Sampah di Laut Banda Neira

Ambon, DUTA TV — Berawal dari keprihatinan atas semakin banyaknya sampah plastik di laut, Yayasan Econusa melakukan uji coba menggunakan jaring untuk membersihkan perairan Lagoon di Pulau Banda Naira, Provinsi Maluku (17/11).

Selama ini masyarakat di Banda menggunakan ‘serok’ atau jaring kecil untuk mengumpulkan sampah plastik. Kemudian Yayasan Econusa memperkenalkan alternatif dengan jaring yang memiliki bentangan lebih luas agar dapat mengumpulkan sampah lebih banyak.

Jaring yang digunakan tersebut memiliki panjang sekitar 10m x 5m. Saat dibentangkan di laut, masing-masing ujung jaring ditarik dengan dua kapal cepat pada bagian sisinya.

Pendiri Yayasan Econusa Bustar Maitar mengatakan sampah plastik menjadi ancaman untuk ekosistem laut. Bahkan setiap aksi pembersihan pantai dan laut, ditemukan berbagai macam sampah dari produk merk terkenal.

“Kita bersama komunitas di Banda. Efekti dengan menggunakan jaring,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Yayasan Econusa turut serta mengajak dua personel band Slank, yakni Akhadi Wira Satriaji (Kaka) serta Mohammad Ridwan Hafieds (Ridho).(ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *