DPRD Kota Banjarmasin Minta Sistem Zonasi dalam PPDB Dievaluasi

Banjarmasin, Duta TV — Masih adanya SMP negeri yang kekurangan murid serta masyarakat pinggiran yang masih sulit mencari sekolah lantaran di luar lokasi atau zona sekolah mendapat tanggapan tegas dari pihak DPRD Kota Banjarmasin.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari, meminta agar sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru harus dievaluasi dan dikembalikan ke sistem nilai seperti dulu.

Pasalnya, sistem zonasi ini tentu sangat memberi dampak kepada sekolah maupun siswa, di mana masih banyak siswa yang memiliki rumah dengan jarak yang jauh dari sekolah, serta letak sekolah yang tidak di kawasan permukiman.

Mathari menjelaskan pihaknya ingin Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin bisa menyuarakan hal ini ke Kementerian Pendidikan, di mana sistem penerimaan metode dulu juga memberikan dampak kepada siswa yang harus belajar dengan sungguh-sungguh, di mana para siswa harus bisa lulus dan memiliki nilai yang tinggi agar mampu masuk dalam satu sekolah negeri.

“Ada calon siswa yang sulit sekolah karena jaraknya tidak masuk. Saya setuju seperti dulu, di mana positifnya anak didik kita akan berpacu dalam ujian untuk belajar karena untuk bisa masuk ke sekolah yang dia inginkan harus dengan nilai yang baik,” ungkapnya.

Diketahui, permasalahan terkait sekolah kekurangan siswa dan masyarakat pinggiran yang masih sulit mencari sekolah lantaran di luar lokasi atau zona sekolah ini selalu terjadi setiap tahunnya, termasuk di Tahun Ajaran 2026–2027.

Reporter: Ade Yanuar

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *