Dishub Tak Akan Hadiri Rapat Bersama, Selama Isnaini Jadi Ketua Komisi III

DUTA TV BANJARMASIN – Perihal mangkirnya Dinas Perhubungan kota Banjarmasin terhadap undangan rapat kerja yang dilayangkan komisi III DPRD kota Banjarmasin, dijawab kepala Dinas Ichwan Noor Chalik.

Ichwan mengatakan ketidak hadirannya sebagai bentuk protes keras atas perlakuan DPRD dalam penyusunan APBD 2020  dan menarget pendapatan asli daerah di sektor perhubungan tahun ini senilai Rp20 milyar angka itu dikatakan Dishub tanpa melibatkan pihaknya sebagai eksekutor di lapangan yang jika berkaca pada perolehan pad sebelumnya dari target Rp15 milyar Dishub hanya mampu mengantongi pendapatan senilai Rp14 milyar dengan kinerja maksimal.

Hal lain mantan Kasatpol PP ini menganggap adanya persoalan pribadi antara dirinya dengan ketua komisi III sehingga Ichwan memastikan jika komisi III masih diketuai M. Isnaini  ia bersama jajarannya tidak akan pernah hadir dalam undangan kegiatan rapat kerja bersama.

“Saya protes atas sikap penyusunan APBD sanga tidak transparan akuntabilitas, dinaikkan tanpa sepengetahuan saya kepala SKPD, yang mengerjakan saya. Berulang kali dikatakan ke Isnaini kenaikkan tidak  apa asal rasional, karena ini berdampak kinerja saya dan upah pungut, kalua tidak berdampak berapapun silahkan  saya tahu naik, saat sudah paripurna. Soal pribadi menyerang pribadi, mungkin kaitan 6 7 tahun lalu, saya di Satpol PP, saya pernah kepung rumahnya, mungkin dibawa dalam lembaga, kepala beliau sudah penuh, apapun alasan dan jawaban saya tidak pernah diterima, kalua model semacam ini, untuk apa saya datang rapat,” Kata Ichwan Noor Chalik Kadishub Kota Banjarmasin.

Menanggapi tudingan Dishub ketua Komisi III DPRD Banjarmasin M. Isnaini mengatakan persoalan APBD sudah kesepakatan bersama badan anggaran dan tim anggaran Pemko dan pemanggilan ia serahkan ke ranah pimpinan DPRD.

“Setahu saya dalam proses anggaran, saya salah satunya, kawan-kawan dari anggaran inginkan kenaikan, karena potensi sangat besar, kita inginkan kenaikan, oleh Dishub tIdAk ingin menaikkan, apa yang kita lihat kasat mata dan kajian ULM mematok angka jauh dari angka kita, wajar anggaran merumuskan dan menetapkan anggaran yang dikelola Dishub, tidak ada pemaksaan, tidak sepengetahuan, kita sampaikan ke tim anggaran sebelah, dan ini tidak ada sanggahan, dalam kontek Ini Dishub tidak lg hadir rapat banggar,  Ada statemen (sepanjang Isnaini jadi ketua komisi III saya bersama jajaran tidak akan hadir rapat, atau mitra kita dipindah ke komisi lain,” ucap M. Isnain  Ketua Komisi III DPRD kota Banjarmasin.

Kisruh eksekutif dan legislatif ini  informasinya akan berlanjut ke ranah pimpinan yakni Walikota dan Pimpinan DPRD yang akan duduk serta rapat bersama SKPD terkait.

Reporter : Fadli Rizki

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *