Gubernur Kalsel Soroti Serapan APBD Rendah, SKPD Diberi Target 50 Persen

Banjarbaru, Duta TV — Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyoroti rendahnya serapan APBD pada triwulan I tahun 2026 yang baru mencapai sekitar 20 persen.

Dalam rapat evaluasi, Muhidin mengungkapkan bahwa lambatnya penyerapan anggaran disebabkan oleh berbagai kendala teknis dalam pelaksanaan kegiatan di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD.

Untuk itu, gubernur menargetkan serapan anggaran dapat meningkat hingga 50 persen pada triwulan II tahun ini. Ia juga memberikan ultimatum kepada seluruh pimpinan SKPD agar segera mempercepat realisasi program.

Muhidin menegaskan, apabila target tersebut tidak tercapai, pemerintah provinsi akan memberlakukan pakta integritas sebagai bentuk konsekuensi terhadap kinerja yang tidak optimal.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan serta memastikan penggunaan anggaran daerah lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis dengan evaluasi dan langkah tegas ini, serapan anggaran dapat meningkat dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Reporter: Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *