Dinkes Hanya Siapkan 2 Puskesmas Untuk Rappid Test 10.791 KPPS

Banjarmasin, DUTA TV Kepala Dinas Kesehatan kota Banjarmasin, akhirnya angkat bicara perihal pelaksanaan uji anti bodi virus atau rappid test tenaga KPPS KPU, yang sebelumnya sempat dinilai tidak menerapkan protokol kesehatan, terutama jaga jarak karena kondisi membludak.

Meski petugas telah mengatur jadwal sedemikian rupa, yakni tenaga KPPS yang di rappid haruslah datang sesuai jadwal yang diatur selama sepuluh hari, dengan total peserta di Banjarmasin ada sebanyak 10.971 petugas KPPS yang wajib di rappid test sebelum bekerja di 9 Desember mendatang.

Dari seluruh Puskesmas se-Banjarmasin, Dinkes hanya menyediakan tempat di Puskesmas Kelayan Timur dan Cempaka, berdasarkan status badan layanan umum daerah atau blud yang bisa dikerjasamakan bersama KPU kota Banjarmasin.

“kita sudah edukasi pada masyarakat agar datang dengan protokol kesehatan, itu sudah disampaikan, jam datang dibagi, tetap pada kenyataannya datang bersamaan. Tentu menertibkan Tidak bisa sendiri. Nah pengaturan ini perlu disiplin bersama. Kenapa di dua Puskesmas karena hanya ini yang baru, Kelayan Timur dan Cempaka yang bisa dan dikerjasamakan dengan KPU. Nah sejumlah 10.971 itu sudah dibagi 10 hari, juga diatur agar Tidak terjadi penumpukkan lagi,” ujar Machli Riyadi.

Dari jadwal pemeriksaan selama 10 hari, hingga 22 november mendatang, dan proses pelaksanaan akan menjadi evaluasi agar tak lagi terjadi penumpukkan peserta saat pemeriksaan.

Reporter : Fadli Rizki

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *