Stand Dislautkan Kalsel Promosikan Aneka Olahan Ikan Banua pada PENAS KTNA XVII 2026 di Gorontalo

Dutatv.com – Gorontalo, Stand Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung dalam gelaran Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Melalui stand pamerannya, Dislautkan Kalsel memperkenalkan beragam produk olahan hasil perikanan khas Banua yang memiliki cita rasa khas sekaligus bernilai gizi tinggi.
Berbagai produk unggulan yang ditampilkan antara lain bakso ikan, abon ikan lele, abon ikan gabus (haruan), kerupuk ikan haruan, amplang, olahan ikan saluang, kue bangkit, hingga sejumlah produk olahan perikanan lainnya yang dihasilkan oleh pelaku usaha perikanan Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, S.Pi., M.P., mengatakan keikutsertaan Dislautkan Kalsel dalam PENAS KTNA XVII merupakan bagian dari upaya memperluas promosi produk perikanan daerah sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rusdi juga membagikan bakso ikan secara langsung kepada para pengunjung sebagai bentuk promosi produk olahan berbahan baku ikan yang sehat, lezat, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
Menurutnya, pengembangan industri pengolahan hasil perikanan menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing sektor perikanan sekaligus mendukung kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Stand Dislautkan Kalsel juga mendapat kunjungan dari Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Subhan Nor Yaumil beserta rombongan. Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap promosi produk unggulan daerah serta pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
Partisipasi Dislautkan Kalsel pada PENAS KTNA XVII Tahun 2026 diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran produk olahan perikanan Banua sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan.
Kia





