Batubara Menipis, DPRD Kalsel Perkuat Pertanian Lewat Benih Unggul

Jakarta, Duta TV — Komisi II DPRD Kalimantan Selatan bersama Dinas Pertanian mendatangi PT Sang Hyang Seri untuk memastikan benih padi yang disiapkan berkualitas dan tersedia secara berkelanjutan.
Kunjungan ini bagian dari upaya mendorong penguatan sektor pertanian demi menjaga ketahanan pangan dan ekonomi daerah.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo, mengatakan sektor pertanian menjadi langkah strategis di tengah cadangan batubara Kalimantan Selatan yang diperkirakan semakin menipis dalam beberapa tahun ke depan.
Selain meningkatkan produktivitas pertanian, sektor penangkaran benih juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi desa dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat pedesaan.
Kartoyo menegaskan, keberhasilan produksi padi sangat ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan petani. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan PT Sang Hyang Seri dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan di Kalimantan Selatan.
“Untuk itu kita ingin memastikan juga kepastian cadangannya untuk kepastian yang ada di Kalimantan Selatan. Ternyata di Kalimantan Selatan ada mesin pemroses untuk bibit berkualitas juga itu ada di Tanah Laut, dan gudangnya ada di Tanah Laut dan di HSS,” ujarnya.
Saat ini terdapat 249 penangkar benih yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Selatan dengan nilai perputaran ekonomi mencapai Rp134 miliar.
Sedangkan produksi padi Kalimantan Selatan tahun 2025 tercatat mencapai 1 juta 179 ribu ton dan menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah setelah sektor pertambangan.
Kalsel pun saat ini telah memiliki fasilitas pengolahan benih berkualitas berupa mesin pemrosesan dan gudang penyimpanan di Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjamin ketersediaan benih unggul bagi petani secara berkelanjutan.
Tim Liputan





