Banyak Terdapat Silfa di 2025, Dewan Tekan PUPR Matangkan Perencanaan

Banjarmasin, Duta TV — Komisi III DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat LKPJ Wali Kota anggaran 2025 bersama dengan Dinas PUPR di ruang rapat komisi, Kamis (16/04/26) petang.
Dalam rapat, Komisi III menyoroti silfa di dalam anggaran Dinas PUPR Kota Banjarmasin pada tahun 2025.
Di mana dalam anggaran tersebut terdapat silfa yang cukup besar mencapai 50 miliar, yang didasari dari gagalnya perencanaan dalam pembangunan dan pembebasan lahan.
Ketua Komisi III, Muhammad Ridho Akbar, menjelaskan bahwa harusnya PUPR mematangkan perencanaan sebelum dimasukkan ke program anggaran, lantaran anggaran tersebut bisa digunakan untuk hal-hal lain, terlebih saat ini Kota Banjarmasin sedang dalam efisiensi anggaran.
“Kita sudah menggelar rapat LKPJ dan kita menyoroti adanya silfa yang cukup besar di PUPR karena gagalnya beberapa perencanaan, ya kita harap perencanaan itu harus matang dibahas dulu baru dimasukkan ke program karena anggaran hampir 50 miliar itu lumayan kalau untuk dialokasikan ke lain,” tegasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, mengakui bahwa serapan anggaran atau keuangan masih di bawah 70 persen, meski untuk pekerjaan fisik sudah 90 persen.
Hal itu terjadi lantaran Dinas PUPR gagal menyediakan lahan atau gagal dalam pembebasan lahan serta adanya beberapa program yang tidak selesai.
“Kita melaporkan progres kinerja kita, untuk capaian fisik memang sudah 90 persen namun keuangan kita masih di bawah 70 persen, karena kita gagal untuk menyediakan lahan, iya dalam pembebasan lahan, karena kan pembebasan lahan ini tidak mudah dan juga ada beberapa yang tidak selesai,” ujarnya.
Di tahun ini, PUPR juga akan dihadapkan dengan perencanaan yang sama yakni memiliki anggaran besar lebih dari 140 miliar untuk pembebasan lahan NUFReP Sungai Veteran tahap 2, yang diharapkan bisa benar-benar terealisasi.
Reporter: Ade Yanuar





