Rumah Ambruk di Tembikar, Satu Penghuni Meninggal Dunia

Banjar, Duta TV — Warga Komplek Fadillah Perdana V Blok E, Jalan Tembikar Kanan, Desa Simpang Empat atau Kelurahan Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, dikejutkan dengan ambruknya tiga unit rumah secara beruntun pada Sabtu siang (25/07/26).

Sebelum bangunan roboh, para penghuni mengaku telah lama merasakan gejala rumah bergoyang dan dinding retak, peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Suasana tenang di Komplek Fadillah Perdana Lima mendadak berubah pada Sabtu sekitar pukul 13.30 hingga pukul 14.00 WITA.

Pemicunya, tiga unit rumah di Blok E ambruk secara beruntun dengan efek domino hingga masuk ke area rawa di belakang permukiman.

Sebelum bangunan roboh, warga mengaku sudah lebih dulu merasakan gejala yang tidak biasa. Lantai rumah disebut sering bergoyang saat dihuni, sementara sejumlah bagian dinding mulai mengalami retak.

Namun, kondisi tersebut sebelumnya masih dianggap wajar oleh penghuni.

Beberapa saat sebelum rumah ambruk, warga juga mengaku mendengar suara retakan keras dari dalam bangunan. Tidak lama kemudian, ketiga rumah langsung roboh secara beruntun hingga menyebabkan para penghuni tertimbun material bangunan dan lumpur.

“Saya sudah tinggal di sini empat tahun. Kalau goyang ya goyang sih lantainya, cuma menurut saya masih wajar. Kalau dinding-dindingnya juga retak,” ujar Fatia, salah seorang warga.

Musibah ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yakni Rizky, 19 tahun, seorang mahasiswa. Selain itu, lima orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan medis.

Salah seorang warga lain yang ikut melakukan evakuasi mengatakan korban sempat ditemukan dalam kondisi masih bernapas meski tertimbun lumpur, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Posisi korban yang meninggal dunia berada di bawah lumpur. Saat ini masih bernapas karena keluar lumpur dari mulutnya. Penanganan di lapangan cepat aja,” ucap Deddi.

Berdasarkan pendataan kepolisian, musibah ini berdampak terhadap sembilan penghuni dari tiga rumah yang ambruk. Petugas bersama tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi korban serta mengamankan lokasi kejadian. Penyebab pasti ambruknya bangunan masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *