MJ Meregang Nyawa Usai Terlibat Pengeroyokan di Cinta Puri

Martapura, DUTA TV — Jajaran Reskrim Polsek Simpang 4, di bawah komando IPTI Hamidi, melakukan penangkapan terhadap 3 terduga pengeroyokan, terhadap Korban MJ (44), di kediaman masing – masing.
Ketiganya diketahui masing – masing berinisal J, F dan U yang memilih lebih dulu menyerahkan diri ke Polisi.
Belum dipastikan apa pemicu perkelahian dan pengeroyokan tak berimbang dan keterlibatan masing – masing pihak, hingga akhirnya korban MJ meregang nyawa.
Dari keterangan sementara, awalnya disebutkan salah satu terduga sempat terlibat cekcok Via Telpon dengan rekan korban. Entah apa pemicunya, akhirnya sejumlah pihak bertemu di lokasi kejadian yakni di Fasilitas Timbangan PT IBMS Desa Cinta Puri, Kecamatan Cinta Puri Darussalam Kabupaten Banjar, dan keributan berujung maut terjadi.
Kasat Reskrim Polres Banjar Iptu Fransiskus Manaan membenarkan kejadian itu, dan 2 terduga F dan U telah diamankan di Polres Banjar untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan terduga J, masih dirawat di rumah sakit karena menderita luka. Penyidik juga mengamankan sejumlah senjata tajam yang dipakai untuk perkelehian.
Sementara ketiga terduga terancam dijerat pasal 170 KUHP junto pasal 338 KUHP, dengan ancaman 5 tahun pidana penjara.
Apes, Pulang Makan Bersama Teman, Badali Ditikam Orang Tak Dikenal

Banjarmasin, DUTA TV – Seorang laki-laki terlihat tergeletak bersimbah darah di kawasan Sutoyo S tepatnya di depan Depo Gemilang Banjarmasin, Minggu dini hari (23/10/2022).
Laki-laki tersebut, diketahui bernama Muhammad Badali, yang mendapat penganiayaan atau penyerangan dari orang tak dikenal, dan mengalami luka tikam di kaki kiri.
Dari keterangan teman korban, Widya, mereka baru pulang dari tempat makan di dekat kawasan pelabuhan Trisakti. Namun, saat mendekati lokasi kejadian mereka mendadak dipepet gerombolan sebanyak 5 orang, yang tiba-tiba menyapa dan mencegat hingga melakukan penganiayaan.
Widya, juga menjelaskan bahwa dia dan temanya tidak mengenali para terduga yang mengendarai motor jenis matic.
“Kami beriringan dengan teman, lalu kami digiring orang dan dicegat, setelah itu mengeluarkan pisau, kami ketakutan,” jelas Widya.
Sementara itu, kasus dugaan penganiayaan ini telah dilaporkan dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Reporter : Tarida Sitompul – Ade Yanuar





