463 Jemaah Calon Haji Kabupaten Banjar Rekam Data Biometeric

DUTA TV MARTAPURA – Satu persatu jemaah calon haji asal kabupaten Banjar direkam data identitas diri, paspor dan sidik jadi oleh petugas data biometric di asrama haji kota Banjarbaru.

Karena keterbatasan perangkat tim perekam data biometric hanya mampu merekam sekitar 180 orang perhari, sehingga untuk perekaman dibutuhkan waktu 3 hari.

Ditempatkannya perekaman data biometric di asrama haji bagi calon jemaah haji, akan membantu  calon jemaah sekaligus memperlancar program tersebut.

Menurut kepala kantor kemenag Banjar Izzuddin, perekaman data biometric di Indonesia akan membantu jemaah, sehingga tidak perlu diperiksa di pintu imigrasi di Arab Saudi.

“Jadi karna ini permintaan dari Kanwil kami, Kalimantan Selatan yang sejak tahun ini dilakukan rekam biometric, karena pada saat di Arab Saudi pemeriksaannya lebih mudah ketika masuk ke imigrasi Arab Saudi, cepat juga,” kata Izzudin.

kepala kantor kemenag Banjar, Izzuddin

Hal ini juga diutarakan oleh Calon Jemaah Haji, yang merasa dengan adanya program ini merasa sangat terbantu.

“Dengan ini diberikan kemudahan, pertama inisiatif dari Kemenag sangat luar biasa, sangat memudahkan juga untuk orang-orang yang kurang mengerti pada saat pemeriksaan, jadi lebih mudah,” jelas Salman, salah satu Calon Jemaah Haji

M. Salman,Calon Jemaah Haji

Dengan sistem perekaman data biometric di Indonesia jemaah akan lebih mudah dalam proses pemeriksaan imigrasi kerajaan Arab Saudi.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *