​Warga Tatah Belayung Keluhkan Jalan Rusak

Banjarmasin, Duta TV — Beginilah kondisi jalan di kawasan Tatah Belayung, Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan. Kerusakan jalan ini terlihat juga cukup panjang dan sudah beberapa tahun tidak mendapatkan perbaikan dari SKPD terkait. Padahal jalan ini salah satu akses yang cukup sering dilintasi pengendara.

​Kondisi jalan kian mengkhawatirkan kala malam hari. Pengendara yang melintas di titik rusak dituntut ekstra berhati-hati lantaran kawasan sekitar minim penerangan.

Misbah, salah satu warga sekitar berharap jalanan ini bisa segera diperbaiki dan diberikan penerangan oleh Pemko Banjarmasin agar ke depannya tidak ada lagi pengendara yang mengalami kecelakaan di kawasan itu, apalagi jika musim hujan, jalan rusak tersebut tak terlihat dan sangat membahayakan.

​”Sudah tujuh tahun begini. Dari dulu sudah rusak, tidak pernah diperbaiki. Bergelombang, berlubang di tengah, itu yang berbahaya sekali. Harapan kami jalan ini diperbaiki supaya nyaman dilalui, kasihan anak-anak sekolah juga. Yang di tengah itu sangat berbahaya,” ujar Misbah.

Jalan Tatah Belayung Belum Bisa Diperbaiki Tahun 2026 Ini?

​Sementara saat dikonfirmasi, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Banjarmasin, Kartika Estaurina, belum bisa memastikan perbaikan jalan di kawasan Tatah Belayung tersebut. Pasalnya, anggaran di APBD terbatas dan rencananya Dinas PUPR bakal mengajukan bantuan dari APBN.

​Diketahui, panjang jalan yang rusak diperkirakan sekitar satu koma tujuh kilometer lebih dan lebar tiga koma lima hingga lima meter. Lebih jauh, Kartika menuturkan perbaikan jalan di kawasan itu tak hanya dilakukan pengaspalan, namun pihaknya juga bakal memperkuat struktur pondasi.

Sedangkan kondisi kerusakan dari ringan hingga berat. Banyaknya perumahan di kawasan itu juga diduga menjadi faktor penyebab parahnya kerusakan jalan.

​”Memang kita sudah ada desain, tahu kondisi rusak, panjangnya 1.752 meter, lebar 3 setengah sampai 5 setengah. Kondisinya rusak ringan dan berat. Karena perkembangan adanya perumahan jadi rusak cepat. Selain diaspal kembali ada perkuatan struktur kembali pondasinya, kita gali diganti, bisa diperkuat cerucuk galam dilapis,” jelas Kartika Estaurina.

​Jika nantinya pengajuan perbaikan di APBN tidak berhasil, maka warga harus bersabar dan menunggu kembali perbaikan jalan tersebut pada tahun 2027 mendatang.

​Reporter: Zein Pahlevi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *