UPTD PPA Banjarmasin Tangani 20 Kasus Kenakalan Anak Hingga Mei 2026

Banjarmasin, Duta TV — Kasus kekerasan terhadap anak cukup marak terjadi di Banjarmasin. Tak hanya menjadi korban, bahkan ada beberapa anak yang menjadi pelaku kekerasan. Dari data UPTD PPA Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarmasin, ada sekitar 20 anak yang terlibat kekerasan.
Delapan di antaranya terlibat pada aksi tawuran dan juga gengster, empat anak terjaring sedang ngelem fox, dua anak menjadi korban seksual, dan beberapa kasus lainnya. Pihak UPTD PPA terus melakukan pendampingan pada anak yang terlibat kasus kekerasan tersebut.
Untuk delapan anak yang terlibat aksi kekerasan atau gengster, pihak UPTD PPA sempat memberikan penyuluhan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Para terduga pelaku juga sempat ditahan selama beberapa hari agar memberikan efek jera.
“Ada 20 orang, di 12 termasuk gengster dan ngelem fox. Kemudian ada terjadinya kekerasan fisik 2 orang, seksualnya ada 2 orang kasus sodomi. Biasanya di Banjarmasin Timur malam kemarin juga ada anak-anak ngelem fox. Dibawa ke rumah singgah kami juga dikabari sebelum pelepasan. Biasanya ditahan 3 hari. Orang tua dipanggil dan diberi edukasi baru dipulangkan,” ujar Susan, Kepala UPTD PPA DPPPA Banjarmasin.
Pemko juga merencanakan pembinaan anak yang terlibat masalah hukum seperti yang terlibat tawuran dan juga gengster agar masuk barak, dengan tujuan membuat mereka lebih disiplin dan mendapatkan konseling psikologi.
Reporter: Zein Pahlevi





