Uniska Segera Buka Program Studi Kedokteran, Tinggal Menunggu Visitasi dan Izin Operasional

BANJARMASIN, DUTA TV – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari semakin mendekati tahap akhir pembukaan Program Studi Kedokteran. Saat ini, seluruh persyaratan utama telah dipenuhi dan kampus hanya tinggal menunggu proses visitasi sebelum izin operasional diterbitkan.

Ketua Yayasan UNISKA MAB, Budiman Mustafa menjelaskan, berbagai tahapan yang dipersyaratkan oleh pemerintah telah dilaksanakan, termasuk memperoleh rekomendasi dari kementerian terkait. Selain itu, persiapan sumber daya manusia juga terus dimatangkan dengan telah tersedianya sejumlah dosen untuk mendukung penyelenggaraan program studi tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh persyaratan utama sudah kami penuhi. Kami juga telah mendapatkan rekomendasi dari kementerian. Saat ini tinggal menunggu proses visitasi. Insya Allah, apabila hasil visitasi berjalan lancar, proses pembukaan Program Studi Kedokteran dapat segera direalisasikan,” ujarnya usai kegiatan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana tahun akademik 2025/2026 di Auditorium Lantai 4 UNISKA MAB, Batolax Rabu (29/7/2026).

Ia menambahkan, setelah visitasi selesai dan dinyatakan memenuhi seluruh ketentuan, pemerintah akan menerbitkan izin operasional sehingga Uniska dapat mulai menerima mahasiswa pada Program Studi Kedokteran.

“Saat ini kami sedang mengurus penerbitan izin operasional. Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar sehingga Program Studi Kedokteran dapat segera dibuka dan memberikan kontribusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas,” katanya.

Selain itu, UNISKA MAB juga mendirikanProgram Magister Pendidikan Agama Islam (PAI)  saat ini telah resmi terbit izin operasionalnya, dan mulai menerima mahasiswa baru.

Sementara itu, izin untuk Magister Ilmu Komputer/Teknologi Informasi saat ini tengah dalam proses pengajuan berkas dosen dan menunggu tahap evaluasi lanjutan.

Sementara itu, di Wisuda ke-51 Sarjana dan Pascasarjana ke-24 Tahun Akademik 2025/2026. Pada pelaksanaan wisuda kali ini, sebagian besar lulusan merupakan peserta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), baik melalui jalur transfer maupun alih jenjang.

Rektor UNISKA MAB, Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M, menyampaikan bahwa mayoritas wisudawan telah memiliki pekerjaan sehingga peningkatan kompetensi menjadi tujuan utama mereka melanjutkan pendidikan.

Rektor UNISKA MAB, Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.

“Alhamdulillah, rata-rata wisudawan yang diwisuda hari ini, khususnya pada program pascasarjana, merupakan peserta program RPL, baik transfer maupun alih jenjang. Mayoritas mereka sudah bekerja,” ujarnya.

Ia berharap ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Uniska dapat memberikan manfaat nyata bagi tempat mereka bekerja.

Menurutnya, setiap institusi tentu mengharapkan pegawainya yang telah menyelesaikan pendidikan di Uniska mampu meningkatkan kualitas kinerja serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan lembaga.

“Harapan kami, semoga ilmu pengetahuan dan kompetensi yang mereka peroleh selama kuliah di Uniska dapat memberikan kontribusi bagi institusi tempat mereka bekerja. Baik lulusan program sarjana maupun pascasarjana diharapkan mampu membawa perubahan yang lebih baik di lingkungan kerjanya masing-masing,” katanya.

Melalui wisuda ini, Uniska kembali menegaskan komitmennya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, profesional, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional melalui peningkatan kapasitas di dunia kerja.

Tim liputan

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *