Tiga Terdakwa Dugaan Korupsi RSUD Boejasin ‘diseret ke meja hijau’

Banjarmasin, DUTA TV — Pengadilan Tipikor Banjarmasin menggelar sidang perdana, kasus dugaan korupsi di lingkup RSUD Boejasin Pelaihari, Rabu siang(07/04/2021).

Sidang mengagendakan pembacaan surat dakwaan digelar secara online, dengan menghadirkan ketiga terdakwa dari Rutan Pelaihari.

Ketiga terdakwa yakni, Eddy Wahyudi mantan Direktur RSUD Boejasin periode 2014-2018 dan 2 lainnya adalah mantan Kasubag keuangan rumah sakit tersebut, yakni Asdah Setiani yang menjabat tahun 2012-2015 dan terdakwa paridah pejabat di tahun 2015-2018.

Lihat Juga :  Divonis 3,4 Tahun Penjara, Djumaderi Masrun dan Widharta Tidak Ditahan

Oleh JPU, ketiganya dinilai melakukan tindak pidana korupsi dengan mengambil uang keuntungan jasa pelayanan di rumah sakit itu,  dan dijerat pasal 2 dan 3 ayat 1 juncto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dijerat pasal 2 dan 3 ayat 1 juncto pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999, dan kerugian negaranya Rp 2,1 M lebih uang dana Blud tadi digunakan non operasional,” ucap Bersy Prima Kasipidsus Pelaihari.

Bersy Prima Kasipidsus Pelaihari (Foto : Duta Tv)

Bersy Prima Kasipidsus Pelaihari (Foto : Duta Tv)

Dugaan korupsi terungkap menyusul hasil audit BPK RI perwakilan Kalsel tanggal 20 Mei , dan laporan audit inspektorat tala tanggal 17 Februari 2021 lalu. Dari hasil audit dan berdasarkan perhitungan, negara mengalami kerugian sebesar Rp 2,1 M lebih.

Lihat Juga :  Dituntut 6 Tahun, Mansur dan Abdul Rasyid Minta Bebas

Reporter : Zein Pahlevi

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *