Pilkada

Terbentur Undang-Undang, Pilkada 2020 Terancam Tanpa Pengawasan?

DUTA TV BANJARMASIN – Tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 akan segera digelar, regulasi pelaksanaan tengah digodok penyelenggaran pemilu KPU, dengan landasan aturan undang-undang No. 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Pembaharuan aturan PKPU saat ini tengah disusun untuk proses tahapan, program dan jadwal yang rencananya hari H pemungutan akan digeber pada 23 September 2020.

Selain regulasi penyelenggaran bagi KPU, landasan hukum bagi kewenangan lembaga pengawas dalam undang-undang 10 tahun 2016 tentang Pilkada tak lagi relevan, khususnya di daerah kabupaten/kota yang hanya mengatur pengawasan oleh Panitia Pengawas (Panwas).

Sementara saat ini hanya ada Bawaslu kabupaten kota bentukan undang-undang 7 tahun 2017 tentang pemilu. Bawaslu Kalsel menyadari hal itu dan mengatakan pada proses pengawasan Pilkada terakhir tak jadi masalah, karena Panwas kabupaten/kota masih mengacu pada undang-undang 15 tahun 2011 yang masih bersifat Ad hoc, sehingga untuk Pilkada 2020 perlu ada payung hukum yang jelas terkait kerja terhadap pengawasan pilkada serentak di 7 kabupaten/kota.

“Pemilu itu Pilpres Legislatif, kalai Pilkada tidak masuk rezim pemilu, makanya UU yang digunakan berbeda, Pilkada UU berlaku 10 perubahan 8 – 1 2016, sementara di UU 7 Kelembagaan Pengawas Pemilu diperkuat sampai tingkat kabupaten/kota jadi definitive Bawaslu, itu masih jadi pembahasan Bawaslu RI untuk melakukan upaya agar payung hukum jadi jelas, sebagaimana sudah direncanakan September 2020 memang waktu mepet, dan ini sudah disampaikan terkait hal tersebut, kami tinggal menunggu payung hukumnya seperti apa pelaksanaannya,” terang Aries Mardiono komisioner Bawaslu Kalsel.

Solusi kekosongan fungsi pengawasan lantaran benturan undang-undang yang mengaturnya, diantaranya dengan upaya Judicial Review di Mahkamah Konstitusi. Namun hal tersebut perlu waktu segera  mengingat tahapan Pilkada akan segera berjalan.

 

Reporter : Fadli Rizki


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *