Koalisi Golkar-PAN ‘Pecah’ di Pilkada Banjarbaru

Banjarmasin, DUTA TV — Peta suksesi Pilkada 2020 terus menghangat, menyusul SK usungan bakal kandidat sudah diumumkan partai peserta pemilu. Garis peta politik partai koalisi, dalam upaya pemenangan pun diharapkan sejalan dengan suksesi ditiap tingkatan.

Pada Pilgub yang menjagokan paslon petahana H Sahbirin Noor duet H Muhidin yang diusung Golkar-PAN, harapannya sejalan diikuti koalisi partai didaerah penyelenggara Pilkada 7 kota kabupaten se-Kalsel. Namun faktanya ada wilayah Banjarbaru yang masing-masing mengusung calon perebutan wali kota.

Disinggung tak segarisnya peta partai koalisi di kota idaman, H Muhidin mengaku optimis masing-masing poros kandidat bakal tetap memberi dampak pada raupan suara pencalonannya sebagai cawagub Kalsel bergandeng dengan Paman Birin.

“Kami liat kemarin kami sudah mencari ke Jaya, siapa calon walinya, ditunjuk Jaya pak Martinus, bersama Nasdem, dan DPD BJB setuju. Sosialisasi dengan strategi pemenangan bertambah dan dinamis. Untuk pilgub Golkar di Banjarbaru ke Gt. Iskandar-Iwan, PAN dikampanyekan Martinus – Jaya,” kata Muhidin, ketua DPW PAN Kalsel.

“Alhamdulillah bisa mendukung kami, kuncinya di PAN, kalau tidak kami tidak bisa daftar, mudahan amanah bisa kami jalan, akan kami prioritaskan, ternyata ikut PAN lebih nyaman, partai Nasdem 4, Demokrat 2, PAN 2,” ujar Martinus-Darmawan Jaya, Bapaslon Banjarbaru.

Sekedar diketahui, pada pilwali kota Banjarbaru sepeninggal Nadjmi Adhani, partai Golkar membangun poros koalisi dengan mengusung Gusti Iskandar Sukma Alamsyah berpasangan Iwansyah, dan dari Partai Amanat Nasional juga menjagokan Martinus-bersanding dengan Darmawan Jaya.

 

Reporter : Fadli Rizki – Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *